Tahun ini hanya Sekolah Pilot Banyuwangi yang mendapatkan subsidi dari pemerintah dan diijinkan untuk membuka pendaftaran.

Daus VIS- Lima orang brigadir Polri dari Polda Metro Jaya dan Polda Banten dikirim khusus ke Loka Pendidikan dan Pelatihan Penerbang atau sekolah pilot Banyuwangi. Pilot School Banyuwangi dipilih menjadi mitra Kepolisian Udara Republik Indonesia karena kuota siswa di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia atau STPI Curug telah penuh dan tahun ini tidak menerima siswa baru.

Direktorat Kepolisian Udara Bahakam Polri, Brigjen Indra Miza mengatakan bahwa kerjasamanya dengan pilot school Banyuwangi ini dilakukan karena di STPI Curug sudah tutup. Lima bintara polri aktif yang baru lulus diikutsertakan mengikuti sekolah yang setingkat private pilot license.

Kelima bintra polisi ini sebelumnya sudah melewati seleksi ketat dari internal polri dan dinyatakan lulus sesuai psikologi standart penerbangan. Menurutnya, kelima bintara polisi terpilih ini selama 18 bulan kedepan akan dididik penuh sesuai standart Polri dan Kementerian Perhubungan sebagai bekal pendukung kinerja tugas di Direktorat Kepolisian Udara Republik Indonesia.

Sementara itu, Kepala Loka Pendidikan dan Pelatihan Penerbang atau LP3B, Afen Sena mengatakan bahwa dengan ditetapkannya moratorium pada STPI Curug ini menandakan jika tahun ini hanya LP3B yang mendapatkan subsidi dari pemerintah dan diijinkan untuk membuka pendaftaran Pilot School. Ini merupakan kesempatan bagi Banyuwangi untuk mengembangkan kota gandrung menjadi kota dirgantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *