Daus VIS- Puluhan massa yang mengatasnamakan pro Megawati meminta DPP PDI Perjuangan tidak menjatuhkan rekomendasi pada Anas dan Yusuf untuk menjadi calon bupati dalam pilkada mendatang. Permintaan tersebut disampaikan mereka dalam unjuk rasa yang dilakukan pada Rabu siang (29/4), di depan kantor DPC PDI Perjuangan jalang Jagung Suprapto Banyuwangi Koordinator aksi, Slamet Santoso mengatakan, duet kepemimpinan Anas Yusuf yang sebelumnya diusung PDI Perjuangan dalam pilkada 2010 lalu tidak membuat PDI semakin berjaya, namun justru menurunkan perolehan kursi di dewan dalam pileg 2014 lalu, dari12 menjadi 10 kursi. Berkaca prestasi tersebut, pria yang akrab dipanggil geger ini minta agar DPP tidak memberikan rekomendasi pada bupati dan wakil bupati Anas Yusuf untuk berpasangan kembali dalam pilkada mendatang. Mereka juga menilai, selama kepemimpinan Yusuf Widyatmoko sebagai ketua DPC PDI Perjuangan periode 2010/2015, tidak membawa perubahan yang baik pada PDI Perjuangan Banyuwangi. Sementara itu, wakil ketua bidang kaderisasi DPC PDI Perjuangan, Didik Suhariyanto mengaku akan menyampaikan aspirasi dari massa pro Megawati itu keapda pengurus DPP melalui DPW Jatim, karena DPC tidak memiliki kewenangan memberikan rekomendasi rekomendasi bakal calon bupati dalam pilkada mendatang. Dosen hukum Untag Banyuwangi menilai, unjuk rasa yang terjadi saat ini, dianggap sebuah kekecewaan kader partai terhadap kepengurusan DPC periode sebelumnya, yang mengalami kebuntuan komunikasi, hingga diluapkannya saat menjeleng pilkada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *