Ilex VIS- Pemerintah daerah bersama kepolisian dan TNI membangun pos pantau di rest area lapangan desa Jambu kecamatan Licin untuk melakukan pengamanan terhadap wisatawan yang akan menuju ke gunung kawah Ijen. Hal ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat yang sebelumnya di laksanakan di kantor kecamatan Licin yang melibatkan 3 pilar baik kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, juga TNI AD dan TNI AL, dalam menyikapi laporan wisatawan yang mengaku di palak oleh oknum sopir trooper saat akan berwisata ke kawah Ijen dengan di mintai sejumlah uang untuk di hantarkan hingga ke kawasan paltuding. Camat Licin, Mohammad Lutfi mengatakan, pos pantau pengamanan tersebut mulai di siagakan pada Rabu (29/4/2015) . Petugas yang berjaga di pos pantau tersebut adalah angggota resmob polres Banyuwangi, polsek Licin di bantu Satpol PP kecamatan dan kabupaten serta babinsa. Penjagaan ini akan terus di lakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Lutfi menjelaskan, selain mulai di lakukannya pengamanan di pos pantau di rest area desa Jambu, hasil pertemuan tersebut juga di bahas terkait Dinas Perhubungan yang akan memfasilitasi para sopir trooper dengan membentuk sebuah badan hukum yaitu koperasi, guna menjadikan mobil trooper mereka sebagai angkutan wisata resmi. Sementara berdasarkan peraturan kementrian perhubungan yang baru di terbitkan pada desember 2014 lalu, bahwa seluruh kegiatan angkutan wisata harus di daftarkan di Dinas Perhubungan propinsi Jawa Timur. Camat Licin Mohammad Lutfi menambahkan, seiring dengan adanya Dinas Perhubungan Banyuwangi yang memfasilitasi kepengurusan ijin trayek angkutan wisata tersebut, seluruh mobil trooper yang ada saat ini di larang untuk mengangkut wisatawan ke kawah Ijen. Kecuali mobil trooper yang bersangkutan, di sewa oleh wisatawan untuk menghantarkannya ke Paltuding.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *