Dua gudang penyimpanan milik swalayan terkenal di Banyuwangi dinilai tidak layak.

Ilex VIS – Tim gabungan melakukan sidak di sejumlah gudang distributor makanan dan minuman di Banyuwangi, guna memantau kemungkinan adanya barang kadaluarsa yang sengaja di jual menjelang lebaran. Tim gabungan tersebut meliputi Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, kepolisian polres Banyuwangi, kantor Ketahanan Pangan, dan bagian perekonomian sekretariat daerah pemkab Banyuwangi.

Dalam sidak yang dipimpin langsung oleh kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan Banyuwangi Hari Cahyo Purnomo tersebut diawali dengan mendatangi gudang milik Vionata yang ada di kawasan jalan Brawijaya. Di awal sidak ini, petugas mendapati adanya kondisi gudang yang dinilai tidak layak untuk tempat penyimpanan barang makanan dan minuman kemasan. Penempatan makanan, minuman, dan kosmetik dijadikan satu. Selain itu, lantai gudang berdebu dan tidak ber-ubin. Kondisi ini dinilai bisa menjadikan seluruh makanan dan minuman tersebut tidak steril.

Hari mengatakan, pihaknya juga mendapati bahwa keberadaan gudang tersebut tidak resmi karena tidak memiliki tanda daftar gudang. Bahkan standart kebersihan dan standar kelayakannya juga tidak ada dan ditemukan adanya kacang tanpa kulit yang tidak dilengkapi dengan merek dan tanda kadaluarsanya. Sehingga, petugas menyita beberapa plastik kacang tersebut untuk dijadikan barang bukti sebagai penelitian pihak kepolisian. Petugas memasang stiker bertuliskan teguran dan pembinaan, agar pemilik bisa memperbaiki kualitas pergudangannya.

Kondisi yang sama juga ditemukan di gudang milik toko arjuna yang ada di jalan Argopuro. Petugas menemukan adanya kacang kupas yang merupakan kacang import tanpa dilengkapi dokumen resmi serta kode produksi juga perusahaan yang memproduksinya. Kondisi gudang ini juga dinilai tidak layak untuk penyimpanan makanan dan minuman kemasan karena kotor, serta tata cara pergudangannya tidak sesuai dengan standart. Petugas juga menemukan mie kering yang kemasannya sudah rusak akibat serangan tikus serta tidak dilengkapi dengan daftar tanda gudang.

Dalam sidak yang dilakukan di gudang milik PT. Kunci Mas Niagatama jalan Yos sudarso, tim gabungan mendapati kondisi gudang yang sangat bersih dan sesuai dengan standart penyimpanan barang. Antara barang yang kadaluarsanya masih lama dengan yang sudah mendekati, dipisahkan dengan rapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *