IlexVIS- Peselancar berusia 14 tahun asal kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi berhasil menjadi juara pertama kategori Woman Division dalam event International Surfing Competition, di pantai pulau Merah kecamatan Pesanggaran Banyuwangi. Acara tersebut di gelar mulai Jum’at (25/9) hingga Minggu (27/9). Ajang yang di gelar oleh pemkab Banyuwangi setiap tahun tersebut, memperebutkan 7 kategori, di antaranya adalah Grommet atau pesurfer muda di bawah 14 tahun yang di menangkan oleh Dany Widianto (12), yang merupakan siswa kelas 6 SDN 1 Kuta Bali. Juga kategori pesurfer di bawah 16 tahun, yang di menangkan oleh Ivan Priandoyo (15), yang merupakan warga asli pantai pulau Merah. Kategori Lombort Man di menangkan oleh Arya puserfer asal Kuta Bali. Kategori Expart di menangkan oleh Ketry, peselancar wanita asal Firlandia. Kategori National di menangkan peselancar dari Kuta bali bernama Raju Sena. Kategori International di menangkan oleh Blerong Darmayasa, peselancar asal Kuta Bali. Sementara untuk Katgeori Woman Division di menangkan oleh Dea Natasya, peselancar berusia 14 tahun asal kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi dan masih duduk di bangku kelas 3 SMPK Soferi Kuta Bali. Dea mengatakan, saat ini dirinya bertempat tinggal di kawasan Kuta Bali bersama orang tuanya. Dea mengaku, belajar surfing sejak berusia 9 tahun. Gadis berkelahiran tanggal 8 November 2000 tersebut mengaku, kondisi laut di pantai pulau Merah sangat bagus untuk kegiatan surfing, karena gelombangnya tidak terlalu tinggi. Sementara untuk gelombang laut di pantai kuta atau dibeberapa pantai lainnya di bali, di nilai cukup tinggi sehingga sulit untuk di gunakan melakukan atraksi bagi peselancar yang baru belajar. Dea juga mengaku sangat bangga bisa menjadi juara pertama dalam event International Surfing Competition tersebut, karena di tahun sebelumnya dia meraih juara kedua di ajang yang sama. Sementara itu, juara pertama kategori surfer muda usia di bawah 14 tahun bernama Danny Widianto mengatakan, kondisi ombak di pantai pulau Merah di anggap sangat bersahabat dan telah membantu dirinya hingga berhasil meraih juara pertama dalam event tersebut. Karena ombaknya tidak terlalu tinggi dan nyaman untuk digunakan berselancar. Setiap pemenang di masing masing kategori, mendapatkan uang pembinaan dan tropy berbentuk patung gandrung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *