IlexVIS- Seorang nelayan asal kecamatan Muncar yang terjatuh ke laut dan tenggelam, hingga saat ini masih belum di temukan. Korban adalah Suwardi (50) warga dusun Muncar Baru desa Tembokrejo kecamatan Muncar, hingga saat ini masih belum di temukan. Sebelumnya, korban bersama 49 orang nelayan lainnya mencari ikan di kawasan kapal pecah perairan karang ente kecamatan Tegaldlimo. 50 orang nelayan tersebut terbagi dalam 2 kapal. Yaitu satu kapal yang bertugas sebagai pemburu ikan di tumpangi 17 orang, termasuk korban. Sedangkan satu kapal lainnya yang bertugas sebagai menjaring ikan di tumpangi 33 orang nelayan. Kanit Pol Air Muncar, Aiptu Bambang Supriyadi mengatakan, berdasarkan keterangan puluhan nelayan, saat perahu sedang menyisir sepanjang perairan karang ente, tiba-tiba korban mengaku perutnya sakit. Lalu dia jongkok di pinggir perahu untuk buang air besar. Saat itulah, perahu mereka di terjang ombak cukup besar yang mengakibatkan korban terjatuh ke laut. Bambang menjelaskan, kedua perahu tersebut menyisir lokasi kejadian untuk mencari tubuh korban namun tidak berhasil di temukan. Selanjutnya, mereka melapor ke Mako Pos Air Muncar. Setelah mendapatkan laporan tersebut, beberapa orang anggota Satpol Air Banyuwangi melakukan pencarian terhadap jenazah korban, dengan di bantu oleh puluhan orang nelayan teman dari korban tersebut. Namun Bambang mengaku, hingga saat ini tubuh korban masih belum berhasil di temukan. Meski demikian, upaya pencarian masih terus di lakukan hingga batas waktu yang tidak bisa di tentukan. Sementara itu, pihak Satpol Air Banyuwangi menyebar informasi kepada seluruh nelayan maupun masyarakat pinggir pantai, apabila menemukan jenazah korban untuk segera melapor ke pihak kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *