Menanggapi hal ini, Panwaslu akan segera berkoordinasi dengan KPU terkait kesiapan alat peraga

DausVIS- Setelah sempat kondusif, suhu Pilkada di Kabupaten Banyuwangi kembali memanas. Tim pemenangan pasangan calon Sumantri Sudomo – Sigit Wahyu Widodo atau SUSI, Selasa siang (29/9) marah dan wadul ke kantor panwaslu. Mereka merasa dicurangi oleh KPU, karena Alat Peraga Kampanye (APK) yang seharusnya sudah siap sejak awal masa kampanye hingga kini masih belum lengkap.

Ketua Tim Pemenangan pasangan Su-Si, Ali Firdaus mengatakan bahwa pihaknya merasa dirugikan dengan belum selesainya alat peraga kampanye yang dilakukan oleh KPU, karena selama ini ia tidak bisa melakukan sosialisasi pada konstituennya. KPU di Banyuwangi dinilai lambat dalam melakukan pengadaan alat peraga kampanye, sedangkan KPU selalu memberikan alasan klasik keterlambatan pengadaan alat peraga kampanye itu dengan dalih masih terkendala masalah teknis dan dalam proses tender. Ali Firdaus menilai bahwa kegiatan pilkada saat ini dianggap sebuah guyonan, yang diduga ada permainan dari campur tangan pasangan incumbent. Terlebih keputusan pasangan Incumben, Abdullah Azwar Anas – Yusuf Widiatmoko yang menggunakan dasar Permendagri untuk tidak cuti dari jabatan, dinilainya sebuah sikap kurang Ksatria.

Kedatangan Tim salah satu kubu cabup cawabup dengan nada emosi tersebut langsung memancing perhatian rombongan komisi 1 DPRD Jawa Timur, yang sedang kunjungan kerja di kantor Panwaskab Banyuwangi. Sebagai wakil rakyat yang salah satu tugasnya menampung aspirasi masyarakat, tim pemenangan pasangan Su–Si diajak duduk bersama untuk mendiskusikan permasalahan yang terjadi di tahapan Pilkada Banyuwangi. Apalagi kunjungan DPRD Provinsi Jawa Timur kali ini memang untuk menjaring permasalahan yang muncul paska penerapan undang-undang Pilkada yang baru.

Menanggapi masalah ini, Miftahul Ulum, ketua rombongan yang juga wakil ketua Komisi 1 DPRD Jawa Timur, mendorong Panwaskab Banyuwangi untuk bisa bersikap tegas. Berani melakukan teguran sekaligus solusi jika KPU mendapat kesulitan.

Atim Hariyadi : Panwaslu segera koordinasi dengan KPU

DausVIS – Panitia Pengawas Pemilu menegaskan bahwa penyelesaian alat peraga kampanye harus sudah tuntas saat awal masa kampanye tanggal 27 Agustus lalu. Hal tersebut diungkapkan oleh ketua panwaslu Banywuangi, Atim Hariyadi pada Selasa siang (29/9) dihadapan tim pemenangan Sumantri Sigit yang memprotes keterlambatan pengadaan alat peraga kampanye oleh KPU

Atim Hariadi mengatakan bahwa pada dasarnya APK harus sudah selesai pada awal dimulainya tahapan kampanye. Sedangkan di Banyuwangi telah disepakati oleh kedua tim pasangan calon peserta pilkada bahwa kampanye dimulai sejak tanggal 1 September 2015. Namun dalam prakteknya, terdapat sejumlah permasalahan, diantaranya terkait design APK, anggaran dan lainnya.

Menanggapi keluhan dari tim pasangan SUSI ini, Atim Hariyadi berjanji akan segera berkoordinasi dengan KPU, untuk mencari solusi permasalahan keterlambatan pengadaan alat peraga kampanye tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *