Tahun ini, penetapan warisan tak benda meningkat hingga 121 warisan, termasuk Gandrung Banyuwangi.

IlexVIS- Pada 2015 ini pemerintah pusat menetapkan 121 warisan budaya tak benda di Indonesia, salah satunya adalah tari Gandrung Banyuwangi. Deputi Kebudayaan pada Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah RI, Kacung Marijan dalam kunjungannya ke Banyuwangi mengatakan bahwa sebelumnya pada 2013 ada 77 warisan budaya yang ditetapkan sebagai warisan tak benda oleh pemerintah pusat. Pada 2014 jumlah warisan mengalami peningkatan menjadi 96, sedangkan tahun 2015 ini kembali mengalami peningkatan cukup segnifikan mencapai 121 warisan budaya tak benda yang ada di berbagai daerah di Indonesia.

Kacung menjelaskan, terus meningkatnya jumlah warisan budaya yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dikarenakan banyak pemerintah daerah saat ini mulai peduli terhadap kebudayaannya. Sementara proses persidangan dan penetapan serta pendaftarannya lebih dipermudah dan lebih banyak melibatkan pemerintah daerah yang bersangkutan. sebelumnya, pemerintah daerah hanya mendaftarkan saja kebudayaannya kepada pemerintah daerah dan tidak ada yang ditetapkan sebagai warisan tak benda. Oleh karena itulah menurut Kacung, banyak kebudayaan indonesia yang diakui oleh berbagai negara. Kacung berharap, dengan banyaknya kebudayaan daerah yang didaftarkan dan ditetapkan sebagai warisan tak benda oleh pemerintah pusat, maka masyarakat bisa bersama-sama melestarikan dan mengembangkan warisan tersebut agar tidak diakui oleh negara lain.

Bagi pemerintah daerah yang ingin mengajukan warisan kebudayaannya untuk ditetapkan sebagai warisan tak benda, pemerintah bisa mengirim foto atau video dari kebudayaan daerah tersebut. Selanjutnya, pihaknya melakukan pengecekan sekaigus verifikasi di daerah yang bersangkutan, apakah memang benar ada warisan budaya tersebut ataukah tidak. Setelah diverifikasi dan datanya lengkap, barulah dilakukan persidangan. Verifikasi data ulang juga dilakukan, misalnya untuk kepastian nama dari kebudayaan tersebut agar tidak terjadi kesalahan penulisan.

Kacung menambahkan, 121 warisan budaya tersebut sudah disidang untuk ditetapkan sebagai warisan tak benda. Bahkan sertifikatnya pun sudah jadi dan akan diserahkan kepada masing-masing daerah pada tanggal 19 sampai 21 Oktober mendatang di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *