Kedepan pemerintah daerah berencana memasukkan ritual petik laut dalam rangkaian Banyuwangi Festival.

Ilex VIS – Masyarakat Muncar Banyuwangi menggelar ritual petik laut Kamis (29/10), dengan melarungkan kepala kerbau sebagai sesajen di tengah laut pantai Muncar, sebagai ucap syukur kepada yang maha kuasa atas hasil laut yang melimpah selama ini. Hampir sebagian besar masyarakat Kecamatan Muncar berprofesi sebagai nelayan dan menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan ikan di laut.

Ritual diawali dengan pembacaan doa terhadap perahu berukuran kecil yang akan dilarungkan ke tengah laut. Di dalam perahu yang bertuliskan Amar Bahagia tersebut, terdapat berbagai makanan dan ketupat serta bunga berbagai jenis yang digunakan sebagai sesajen dan kepala kerbau sebagai syarat pentingnya. Untuk selanjutnya, perahu kecil tersebut diletakkan ke dalam perahu yang berukuran besar lalu dibawa ke tengah laut untuk dilepaskan. Ritual petik laut kali ini dilepas langsung oleh asisten perekonomian dan kesra pemkab Banyuwangi Wiyono yang dihadiri calon incumbent bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama istri.

Saat di temui usai ritual petik laut, Wiyono mengatakan bahwa pemerintah daerah sebenarnya sudah berupaya untuk memberikan bantuan kepada panitia petik laut yang bersumber dari dana APBD 2015. Namun anggaran tersebut tidak bisa di cairkan karena terbentur adanya peraturan baru dari pemerintah pusat bahwa bantuan sosial dana hibah boleh dicairkan asalkan sudah berbadan hukum. Oleh karena itulah, Wiyono mendorong panitia petik laut untuk segera membentuk badan hukum agar bisa mendapatkan bantuan dana hibah. Kedepan pemerintah daerah berencana memasukkan ritual petik laut dalam rangkaian Banyuwangi Festival, karena dinilai menjadi wahana pelestarian budaya sekaligus untuk promosi wisata Banyuwangi.

Sementara itu, calon bupati incumbent Abdullah Azwar Anas dalam sambutan singkatnya mengatakan, petik laut adalah ritual masyarakat yang harus dilestarikan. Pihak panitia dan tokoh masyarakat diharapkan mengajukan petik laut dalam rangkaian banyuwangi festival agar lebih dikenal oleh nasional bahkan international. Harapannya Kecamatan Muncar bisa menjadi destinasi wisata yang lebih baik di masa yang akan datang. Anas juga meminta kepada pemerintah kecamatan Muncar untuk menanam pohon trembesi di area pantai Muncar agar lebih rindang dan hijau. Atas nama pribadi, Anas meminta kepada masyarakat muncar untuk lebih bersatu agar pembangunan berbagai proyek di muncar bisa terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *