Kampanye akbar ini dihadiri oleh seluruh tokoh lintas agama, partai pendukung, serta komunitas yang ada di Banyuwangi

Ilex VIS – Delapan partai politik dan seluruh tokoh lintas agama di Banyuwangi merapatkan barisan untuk bisa memenangkan pasangan Dahsyat dalam pemilihan kepala daerah 9 Desember mendatang. Hal ini disampaikan oleh masing-masing ketua partai politik pada orasi politinya pada kampanye akbar Dahsyat yang digelar di depan Gesibu Blambangan, Sabtu (28/11). Orasi dari ke-8 partai politik pendukung pasang Abdullah Azwar Anas dan Yusuf Widiatmoko tersebut diwakili oleh ketua DPC PKB banyuwangi, Joni Subagiyo yang mengaku bersama-sama merapatkan barisan untuk mengawal sampai memenangkan pencalonan Dahsyat dalam pemilukada Banyuwangi. Joni juga didampingi oleh masing masing ketua partai politik pengusung dan pendukung, yaitu ketua DPC PAN Juwaini, ketua DPD PKS Faesol Azis, ketua DPC Demokrat Michael Edi Hariyanto, ketua DPC Nasdem Supriyadi, ketua DPC P3 Fauzan, ketua DPC Gerindra Noval Badri dan ketua DPC PDI-P I Made Cahya Negara.

Masing-masing lintas agama juga menyampaikan orasi politiknya yang mendukung penuh pencalonan pasangan Dahsyat dalam bursa pemilihan kepala daerah serentak 9 Desember mendatang. Orasi diawali oleh perwakilan agama islam yaitu Yusuf Nur Iskandar. “Seluruh lintas agama di Banyuwangi memberikan dukungan penuh karena selama memimpin banyuwangi sebelumnya, seluruh umat beragama merasa mendapatkan sentuhan kebijakan dari berbagai program yang digulirkan oleh Anas,” ujar Nuris. Politik kebangsaan di banyuwangi terwakili oleh sosok Anas yang dinilai telah berhasil memimpin banyuwangi lima tahun ke belakang.

Dalam kampanye akbar yang bertema “Rapat Umum Anas–Yusuf 2015” dengan tagline Banyuwangi Bahagia yaitu Berakhlaq, sejahtera, guyup, indah dan aman tersebut juga dihadiri oleh puluhan komunitas di Banyuwangi, seperti komunitas BMX, free style, reggae, sepeda CB, Ninja, Tiger, Vespa, Acapella, nelayan hingga komunitas reptil dan seniman budaya serta komunitas batu akik dan stand up comedy Banyuwangi.

Saat di temui usai acara, Anas mengatakan bahwa kampanye yang dilaksanakannya kali ini dinilai sebagai model kampanye yang baru karena jumlah orang yang datang dibatasi. Konsep kampanye yang disuguhkan oleh Anas adalah konsep tidak resmi seperti kampanye pemilu pada umumnya, yaitu lebih pendekatan kepada budaya dan komunitas. Berbagai kebudayaan dan komunitas anak muda diberikan keleluasaan untuk tampil disepanjang tengah jalan panggung utama. Hal ini sebagai satu bentuk pendekatan pasangan Dahsyat kepada anak-anak muda Banyuwangi, karena mereka membutuhkan ruang untuk menampilkan keahlian mereka. Anas juga ingin mendekati para pemilih pemula khususnya anak muda yang saat ini jumlahnya semakin meningkat di Indonesia utamanya di Banyuwangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *