Daus VIS- Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Banyuwangi terus memulihkan kondisi kejiwaan 18 orang eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dari Banyuwangi. Dinsosnakertrans dibantu oleh TNI, Kepolisian dan Majelis Ulama Indonesia MUI Banyuwangi. Kepala Dinsosnakertrans, Saiful Alam Sudrajat mengatakan, kondisi kejiwaan mereka saat ini hampir stabil. Tinggal membina wawasan kebangsaan dan keagamaan. Karena brain wash atau cuci otak yang dilakukan Gafatar sudah akut. Menurut Alam, wawasan kebangsaan para eks Gafatar ini sudah menyimpang. hampir sama dengan komunis. Mereka berkumpul bersama dan melakukan pekerjaan bersama. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembinaan. Pembinaan yang dilakukan terhadap eks Gafatar asal Banyuwangi ini. Karena Wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila menjadi menu utama pembinaan. Karena faham mereka sudah jauh menyimpang. Sedangkan dari MUI akan diberi pembinaan keagamaan. Sedangkan ?Saat ini 18 eks anggota Gafatar dari Banyuwangi berada di penampungan sementara di rumah Aman Loka Bina Karya (LBK) Paca, Jalan Brawijaya, Gang Garuda Banyuwangi. 18 orang eks Gafatar ini terdiri dari 4 laki-laki, 3 perempuan dan 11 anak-anak. ?Sementara itu, Paeno Hadi Susanto, salah satu eks Gafatar, warga Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Pesanggaran. Mengaku tertarik dan bergabung dengan Gafatar sejak tahun 2011. Sejak itu, dirinya aktif menjadi pengurus Gafatar. Bahkan dirinya sempat ingin membuka cabang Gafatar di Banyuwangi. Dan Gafatar menurutnya sudah melakukan bakti sosial di wilayah Kecamatan Cluring. Paeno mengaku “hijrah” ke Mempawah, Kalimantan Barat, sejak 24 Oktober lalu. Paeno menjual seluruh hartanya untuk ikut bersama dengan rekan-rekan Gafatar-nya pergi ke Kalimantan. Disana ia diajarkan lebih social. Bahkan paeno membantah kalau gafatar bukan ajaran agama yang menyimpang. Karena disana ia melakukan aktivits bersama de4ngan penuh rasa kebersamaan, bahkan gafatar juga memiliki AD/ART layaknya organisasi masyarakat pada umumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *