Daus VIS- DPRD gagal menghadirkan sekretaris daerah Slamet Karyono untuk diminta klarifikasi terkait kerapnya sejumlah pejabat daerah bepergian keluar negeri. Namun pemanggilan dewan tidak dipenuhi oleh Slamet Karyono, yang diagendakan hadir pada Rabu siang didewan. Karena yang bersangkutan saat ini tengah berada di jepang untuk menghadiri undangan dari organisasi balap sepeda dunian atau UCI bersama 4 pejabat pemkab lainnya. Ketua DPRD Banywuangi, I Made Cahyana Negara mengatakan, tanggal 27 Januari dewan mengagendakan pertemuan dengan sekda, untuk diminta klarifikasi terkait kerapnya sejumlah pejabat kepergian keluar negeri. Surat panggilan itu sudah dilayangkan dewan sejak hari senin lalu. Namun dari hasil laporan Pj. bupati, Zarkasi, menyatakan kalau Slamet Karyono dan beberapa pejabat pemda lainnya tengah berada di jepang. Dan dewan saat ini mengagendakan pemanggilan ulang kepada slamet karyono untuk hadir pada waktu lain ketika sudah tiba di Banyuwangi. Made mengaku, pemanggilan sekda ini adalah upaya dewan sebagai lembaga control kinerja eksekutif, untuk mengetahui tujuan dan manfaat mereka keluar negeri, termasuk pertanggungjawaban anggaran yang digunakan. Karena seringnya pejabat keluar negeri ini, kata made, sangat berdampak pada proses pelayanan kepada masyarakat sehingga ia ingin tahu apa maksud dan tujuan pejabat itu keluar negeri termasuk manfaatnya bagi masyarakat. Setelah emmanggil sekda, DPRD juga mengendakana untuk memanggil sejumlah pejabat pemkab lainnya yang diketahui kerap bepergian keuar negeri, untuk diklarifikasi masalah yang sama. Sementara itu, Pj. bupati Banyuwangi, Zarkasi mengaku kalau saat ini Slamet Karyono tengah berada di jepang untuk menghadiri undangan dari UCI, terkait keberhasilan Banyuwangi dalam menyelenggarakan kegiatan balap sepeda internasional tour de ijen. Pemberitahuan itu sudah disampaikannya kepada dewan, agar mengagendakan ulang pemanggilan sekda tersebut. Zarkasi mengaku, sejumlah pejabat pemkab yang saat ini berangkat ke Jepang selain Slamet Karyono adalah, kepala Badan Perijinan, Abdul Kadir, kepala Dinas Pendidikan, Sulihtiyono, kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Wawan Yadmadi dan kepala Dinas Kesehatan, Widji Lestariyono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *