Ilex VIS- Kepolisian melakukan razia di sejumlah lokasi penambangan pasir Ilegal yang masih beroperasi, dengan mengamankan belasan unit dumb truck yang di gunakan untuk mengangkut pasir. Total jumlah dumb truck yang berhasil di amankan oleh kepolisian adalah sebanyak 11 unit dan 5 alat berat. Kabag operasi polres banyuwangi Kompol Sujarwo yang memimpin langsung jalannya razia tersebut mengatakan, kegiatan ini di laksanakan di beberapa lokasi penambangan pasir yang tidak memiliki ijin, di antaranya di kawasan kecamatan kabat, kecamatan singojuruh dan kecamatan rogojampi. Kompol Sujarwo menjelaskan, upaya ini sengaja di lakukan oleh kepolisian karena batas waktu maksimum yang telah di sepakati sudah berakhir. Dimana sebelumnya, kepolisian memberikan batas waktu kepada para pemilik penambangan pasir agar mengurusi ijinnya hingga akhir desember 2015. Namun hingga memasuki bulan januari 2016, masih saja ada pengusaha yang melakukan aktifitas penambangan pasir meskipun tidak mengantongi ijin. Sementara sejumlah alat berat dan belasan dumb truck yang di amankan oleh kepolisian tersebut kata Kompol Sujarwo, di jadikan sebagai barang bukti dalam penyidikan. Pasalnya, kasus ini di nilai sudah masuk dalam ranah hukum, karena mereka melanggar peraturan yang telah di tentukan. Kompol Sujarwo menambahkan, bagi para pengusaha penambangan pasir ilegal yang sudah di hentikan oleh kepolisian ataupun yang sudah berhenti sebelumnya, maka di harapkan segera melakukan reklamasi terhadap tanah yang sudah rusak. Apabila hal ini tidak di lakukan, maka akan di kenakan sangsi UU lingkungan hidup. Guna pengembangan penyidikan, kelima unit alat berat dan 11 unit dumb truck tersebut di amankan di mapolres banyuwangi. Dan kepolisian pun, segera memanggil para pemilik penambangan pasir ilegal tersebut, untuk di lakukan pemeriksaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *