Daus VIS- Mediasi perebutan ketua Perpenas antara kubu Sugihartoyo dan Warijan yang difasilitasi oleh oleh Kemenristek Dikti mengalami deadlock, karena kedua kubu ngotot sebagai pengurus yang sah.

Mediasi yang dilakukan sejak Senin(29/2) sore jam 3 hingga jam 9 malam itu, dilakukan di salah satu ruangan di kampus Untag antara Sugihartoyo dan Warijan, disaksikan oleh sekretaris pelaksana Kopertis Wilayah 7 Jatim dan Dirjen Kelembagaan dari Kemenristek Dikti Jakarta Totok Prastyo.

Usai mediasi Totok Prastyo mengatakan, saat mediasi berlangsung, kedua belah pihak bersikeras tetap memimpin Perpenas untuk 5 tahun kedepan. Karena masih sama sama ngotot, ia memberikan kesempatan kepada keduanya untuk berunding dengan teman di internalnya. Hasil perundingan yang sudah dilakukan, akan ditunggu hasilnya oleh kemenristek Dikti di Jakarta nanti. Namun pihak Dikti tidak memberikan batas waktu proses perundingan yang harus dilakukan kedua belah pihak.

Saat disinggung terkait legalitas SK Kemenkumham yang saat ini sudah dikantongi oleh Sugihartoyo, Totok Prastyo mengaku tidak mau memaksakan berlakunya SK dari Menteri Hukum dan HAM tersebut, dengan alasan masih mempertimbangkan kepentingan mahasiswa, jika SK tersebut diberlakukan secara kaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *