Ilex VIS- Yayasan Penyu Banyuwangi melepas liarkan tukik perdana tahun 2016 di Pantai Boom. Sekitar 43 ekor penyu hasil tetasan di bulan Februari dilepas oleh para relawan dari Banyuwangi Sea Turtle Foundation atau BSTF bersama sejumlah elemen masyarakat.

Penasehat BSTF, Kuswayah mengatakan, 43 ekor penyu tersebut merupakan hasil tetasan dari penyu yang sebelumnya mendarat di pantai boom. Selain 43 ekor anak penyu atau tukik, juga dilepas 1 ekor penyu besar yang merupakan sisa dari tahun 2015. Sebelumnya, penyu tersebut kurang sehat lalu diberikan perawatan intensif. Setelah sehat di tahun 2016 ini, baru dilepaskan kembali.

Kuswayah menjelaskan, kegiatan pelepas liaran penyu ini juga untuk memberi tahukan kepada masyarakat umum bahwa Yayasan Penyu Banyuwangi telah melaksanakan kegiatan di awal tahun 2016. Selain itu, juga untuk tasyakuran agar selalu diberikan kesehatan.

Kuswayah mengaku, saat ini ada fenomena baru di Pantai Boom. Dimana, biasanya musim mendarat dan bertelur penyu terjadi antara bulan Maret sampai Juli. Namun di tahun 2015 lalu, di bulan Agustus masih ada yang bertelur. Menurut Kuswayah, pihaknya menganggap di tahun 2015 sudah ada 132 sarang penyu. Namun karena masih adanya penyu yang mendarat dan bertelur di Pantai Boom, maka pihaknya sudah menyelematkan 133 sarang yang identik dengan 13.300 an butir telur penyu. Kuswayah mengatakan, di Banyuwangi terdapat 4 jenis penyu. Namun yang mendarat dan bertelur di Pantai Boom adalah jenis penyu lekang.

Di tambahkan oleh Kuswayah, untuk pengamanan telur penyu di area Pantai Boom di nilai sudah maksimal. Karena ada beberapa orang relawan yang terus memantau penyu yang bertelur. Kalau ada penyu yang bertelur maka harus juga di selamatkan telurnya. Pasalnya, apabila tidak di selamatkan akan ada gangguan dari masyarakat yang sengaja ingin melihat penyu bertelur. Dan hal ini dianggap sebagai gangguan bagi penyu. Namun apabila penyu itu sudah bertelur maka sudah bisa di pegang, karena masa peka nya sudah lewat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *