Home / News / Diduga Gelapkan Asset, Waridjan Dilaporkan Ke Polres

Diduga Gelapkan Asset, Waridjan Dilaporkan Ke Polres

Daus VIS- Polemik perebutan ketua Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional atau Perpenas Banyuwangi yang saat ini bergulir ke ranah hukum, berdampak pada terjadinya upaya saling lapor polisi antara kubu Waridjan dan Sugihartoyo.

Kali ini pengurus Perpenas kubu Sugihartoyo melaporkan Waridjan ke Polres Banyuwangi atas dugaan pencurian dan penggelapana aset Perpenas. Laporan tersebut disampaikan oleh Nurul Islam selaku ketua 3 Perpenas, kepada Polres Banyuwangi kemarin (28/4).

Nurul Islam menuturkan, pihak perpenas terpaksa melaporkan Waridjan kepada polisi, karena telah mengambil alih uang Perpenas di rekening Perpenas sebesar 500 juta secara pribadi. Padahal secara hukum Warijan sejak Januari lalu, sudah tidak menjabat lagi sebagai ketua Perpenas, tepatnya pasca turunnya SK Kementrian Hukum dan HAM yang mensahkan Sugihartoyo sebagai ketua Perpenas pengganti Warijan. Bahkan saat ini, dua mobil Avanza asset perpenas masih ditangan Warijan dan belum dikembalikan. Melalui laporan yang disampaikan, Nurul Islam berharap polisi melakukan pengusutan hingga tuntas dan memanggil Warijan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mengingat saat ini, pihaknya memiliki sejumlah alat bukti keterlibatan Warijan dalam kasus pencurian dan penggelapan yang dilaporkannya.

Sebelumnya, Warijan juga melaporkan Sugihartoyo ke Polda Jawa Timur, atas kasus dugaan penggelapan uang Perpenas tahun 2012 lalu, saat Sugihartoyo menjabat Rektor Untag dan Waridjan menjabat sebagai ketua Perpenas. Laporan yang sudah dilayangkan ke Polda tanggal 10 Februari 2016 itu, terkait dugaan penggunaan uang Perpenas oleh Sugihartoyo selaku Rektor Untag yang dituding tidak jelas, sebesar 1,1 milyar. Serta laporan terkait dugaan manipulasi uang setoran dari Untag ke Bank sebesar 2,4 milyar.(d/f)

About farizkurnia

Check Also

Kunjungi Agro Expo, Mendes PDT Apresiasi Upaya Banyuwangi ini

radiovisfm.com, Banyuwangi – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengapresiasi upaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *