Home / News / Pusat Bangun Bandara, Pemkab Kendalikan Tata Ruang

Pusat Bangun Bandara, Pemkab Kendalikan Tata Ruang

Ilex VIS- Pemerintah pusat akan membangun terminal Bandara Blimbing Sari, sementara pemkab Banyuwangi sendiri tetap mengendalikan pembangunan tata ruang di sekitar bandara. Bupati banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, beberapa bagian bangunan di kawasan Bandara Blimbing Sari akan dikelola pengembangunannya oleh pemerintah pusat supaya bisa berjalan lebih cepat. Pasalnya apabila hanya mengandalkan APBD saja di nilai pengembangannya akan berlangsung cukup lama. Bahkan, apabila pemerintah daerah menyerahkan pembangunan sebagian aset terminal bandara ke pemerintah pusat, juga akan di laksanakan dengan cepat.

Informasi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Banyuwangi dan daerah, karena respon pemerintah pusat terhadap program pengembangan Bandara Blimbing Sari dinilai sangat luar biasa. Bupati Anas menjelaskan, seiring dengan adanya pengembangan Bandara Blimbing Sari yang di lakukan oleh pemerintah pusat, namun pemerintah daerah tetap memperketat aturan tata ruang di sekitar bandara, supaya bisa terkendalikan dengan baik karena tidak semua bandara mampu di kendalikan.

Bupati Anas menyadari bahwa, banyak masyarakat yang tidak mendukung terhadap kebijakan dari pemerintah daerah tersebut. Namun hal ini demi masa depan Banyuwangi. Untuk merealisasikan kebijakan daerah ini, ratusan hektar tanah di sekitar bandara saat ini sudah di beri garis untuk tidak di keluarkan Ijin Mendirikan Bangunan atau IMB nya apabila akan di dirikan berbagai bangunan, supaya Landscape di sekitar bandara bisa terjaga dengan baik seperti semula.

Sementara itu, landasan pacu bandara Blimbing sari banyuwangi juga di perpanjang dari 1.800 meter menjadi 2.250 meter. Untuk peningkatan proyek ini, kementrian perhubungan mengalokasikan anggaran Rp 50 Milyar dari APBN 2015. Dengan perpanjangan landasan tersebut, bandara blimbing sari bisa di terbangi pesawat jenis Jet atau Boeing 737 berkapasitas minimal 100 orang. Sedangkan untuk landasan yang panjangnya 1.800 meter hanya bisa di darati pesawat jenis ATR berkapasitas 70 orang. Bahkan, pemerintah daerah juga berencana akan membuka penerbangan di malam hari, dan saat ini masih dalam proses konsolidasi dengan pemerintah pusat. Saat ini ada 2 penerbangan komersil yang beroperasi di Bandara Blimbingsari. Yakni maskapai Garuda Indonesia yang melayani rute penerbangan Surabaya – Banyuwangi ( PP ) dan satu penerbangan dari operator Wings Air dengan rute Surabaya – Banyuwangi ( PP ).(i/f)

About farizkurnia

Check Also

Kunjungi Agro Expo, Mendes PDT Apresiasi Upaya Banyuwangi ini

radiovisfm.com, Banyuwangi – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengapresiasi upaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *