Home / News / Rini Tunjuk Pertamina dan Garuda Jadi Koordinator Tuntaskan Kemiskinan

Rini Tunjuk Pertamina dan Garuda Jadi Koordinator Tuntaskan Kemiskinan

Menteri BUMN Rini Sumarno Menggagas pengurangan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur

Ilex VIS – Gagasan Menteri BUMN Rini Sumarno untuk menjadikan Banyuwangi sebagai kabupaten percontohan sinergitas Pemerintah Daerah dan BUMN untuk mengurangi angka kemiskinan saat kunjungan ke Banyuwangi terus ditindaklanjuti. Untuk segera merealisasikan hal tersebut, Menteri BUMN menunjuk PT Pertamina dan PT. Garuda Indonesia sebagai koordinator program yang diberi tajuk BUMN Mengabdi Untuk Negeri.

Salah satu perwakilan dari BUMN, Muhammad Haryo Yunianto yang merupakan Direktur Utama PT. Patra Jasa, anak perusahaan Pertamina, bertemu dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Kantor Bupati Banyuwangi. Dalam pertemuan yang berlangsung sekira satu jam tersebut, berbagai BUMN akan dikoordinir untuk bersama membangun Banyuwangi. Selain upaya sinergis dalam pengurangan angka kemiskinan, BUMN-BUMN tersebut juga akan diarahkan untuk memacu pengembangan pariwisata di Banyuwangi, yaitu dengan pembangunan infrastruktur menuju pariwisata maupun fasilitas pendukungnya.

“Ada dua hal yang akan dilakukan oleh BUMN, pengurangan angka kemiskinan dan pembangunan infrastruktur pariwisata,” papar Haryo Yunianto.

Lebih lanjut, Haryo menjelaskan bahwa program yang akan dilakukan oleh BUMN tersebut akan disesuaikan dengan program yang telah dicanangkan oleh Pemda Kabupaten Banyuwangi sendiri. “Untuk program yang akan dilakukan kita menyesuaikan dengan program yang telah ada. Kita hanya mensuport agar bisa berjalan semakin baik,” imbuh Haryo.

Untuk pembangunan infrastruktur pariwisata di daerah khusus, seperti daerah Taman Nasional, akan disinergikan dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Tak hanya berupa jalan, fasilitas penunjang seperti wc portable dan lain sebagainya juga akan dilengkapi. Selain itu, BUMN juga akan menggencarkan promosi pariwisata Banyuwangi pada billboard yang dimiliki BUMN. “Secara bergantian, pariwisata Banyuwangi akan dipromosikan di bilboard yang dimiliki BUMN, seperti di Bandara Bali (Ngurah Rai),” papar Anas.

Peningkatan pariwisata Banyuwangi juga akan ditunjang dengan penambahan rute penerbangan maskapai Garuda Indonesia Banyuwangi-Surabaya dan sebaliknya pada pertengahan bulan depan. “Juga akan diusahakan untuk penerbangan Banyuwangi – Bali. Semoga ada momentumnya,” ucap bupati Anas.

Selain itu, Banyuwangi sendiri telah menyiapkan program Smart Kampung dan UGD Penanganan Kemiskinan untuk disinergikan dengan pelbagai BUMN tersebut. “Nantinya kita akan sinergikan dengan upaya kita untuk mensukseskan program smart kampung dan UGD Penangan Kemiskinan,” papar Bupati Anas.

Smart kampung sendiri yang mengutamakan penggunaan layanan publik berbasis internet akan ditunjang dengan jaringan fiber optic yang akan disalurkan ke 41 desa percontohan oleh PT Telkom. Sebelumnya, PT. PLN juga telah menyanggupi untuk membuka akses listrik terhadap rumah tangga miskin di Banyuwangi yang belum teraliri listrik. Sedangkan untuk peningkatan sektor pariwisata Banyuwangi, dalam waktu dekat Garuda Indonesia akan menambah jadwal penerbangannya ke Banyuwangi.

Dengan keterlibatan BUMN, diharapkan angka kemiskinan Banyuwangi yang saat ini tinggal 9.29 persen (Susenas 2015), akan menjadi energi positif untuk menekan angka kemiskinan seminimal mungkin. “Tangan pemerintah daerah terbatas. Strategi kolaborasi dengan banyak pihak, termasuk BUMN, bisa cepat menangani permasalahan yang ada,” ujar Anas.

About farizkurnia

Check Also

Kunjungi Agro Expo, Mendes PDT Apresiasi Upaya Banyuwangi ini

radiovisfm.com, Banyuwangi – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengapresiasi upaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *