Padahal pembayaran non tunai ldinilai lebih efektif dan aman untuk bertransaksi.

Daus VIS – Pola pikir masyarakat yang masih nyaman bertransaski dengan menggunakan uang tunai menyebabkan mereka enggan melakukan transaksi non tunai dengan menggunakan ATM atau transaski lewat rekening bank. Saat ini pemerintah sudah mulai mensosialiasikan proses transaksi tanpa menggunakan uang tunai. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Sarifudin Basarah, deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur pada Selasa siang (31/5) saat menggelar sosialisasi transaksi non tunai di Hotel Santika Banyuwangi.

Sarifudin menuturkan bahwa sejak dilaunching tahun 2014 lalu, himbauan kepada masyarakat untuk menggunakan transaksi tanpa uang tunai hingga saat ini masih belum menunjukkan hasil yang maksimal. Padahal pembayaran non tunai lewat ATM dan kartu kredit maupun transfer rekening dinilai lebih efektif dan aman untuk bertransaksi. Luasnya wilayah di Indonesia juga menajdi salah satu kendala sulitnya menjalankan program transaski non tunai tersebut. Namun pihak Bank Indonesia terus melakukan sosialiasi secara masif kepada masyarakat agar menggunakan transaksi non tunai.

Saat ini ada sekitar 69 ribu toko mitra Bank Indonesia yang melayani kebutuhan masyarakat dengan menggunakan pola transaski non tunai, 13 ribu diantarnya tersebar di wilayah Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *