Studi banding yang dilakukan terkait masalah tahapan, sosialisasi dan kampanye Pilkada.

Daus VIS – Banyuwangi yang sudah sukses menggelar Pilkada tahun 2015 lalu menjadi jujugan kabupaten Pasuruan untuk melakukan studi banding pelakasanaan pilkada tahun 2018 mendatang. Rombongan KPUD Pasuruan dan sejumlah pejabat Selasa siang (31/5) melakukan studi banding di kantor KPU Banyuwangi. Ketua KPUD Pasuruan Winaryo Sujoko menuturkan bahwa studi banding yang dilakukan terkait masalah tahapan, sosialisasi dan kampanye Pilkada yang dilakukan KPU Banyuwangi dalam pilkada serentak tahun 2015 lalu yang disosialisasikan melalui salah satu TV nasional. Selain studi banding di Banyuwangi, KPU Pasuruan juga melakukan studi banding di Bondowoso yang juga akan menggelar pilkada serentak pada bulan Juni tahun 2018 mendatang.

Asisten administrasi umum pemkab Pasuruan, Agung Wariyono mengatakan bahwa Banyuwangi menjadi jujugan studi banding karena tahun 2018 nanti KPU kabupaten pasuruan mengajukan dana pilkada sebesar 58 milyar. Pemkab Pasuruan akan mengajukan anggaran dalam dua tahap yang dialokasikan tahun 2017 dan tahap kedua tahun 2018 yang menyesuaikan tahapan pilkada yang dibuat KPU pasuruan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *