Ada yang hanya dapat 50 persen gaji, bahkan belum pernah terbayarkan sama sekali.

Daus VIS- Merasa hak tidak terpenuhi lantaran belum mendapatkan gaji dari direksi, puluhan karyawan PT. Pelayaran Banyuwangi Sejati (PBS), Rabu siang (29/6) menggelar aksi penggalangan koin keprihatinan di simpang lima Banyuwangi, mendesak direktur PT. PBS bertanggung jawab membayar gaji mereka selama bekerja lebih dari 3 bulan di kapal Sritanjung.

Ketua serikat pekerja Sritanjung, Irfan Nur Hidayatullah menuturkan bahwa segala upaya seperti melapor kepada dinas tenaga kerja Banyuwangi, bupati, hingga DPRD sampai terbentuknya Pansus PT. PBS, telah dilakukan untuk meminta tanggung jawab direksi PT. PBS agar segera membayarkan hak mereka bekerja namun belum menuai hasil. Koin keprihatinan ini bertujuan untuk mengetuk hati masyarakat yang peduli dengan nasib mereka.

Irfan menjelaskan bahwa dalam manajemen PT. PBS terdapat 85 karyawan yang tergabung di tiga divisi Kru dua Kapal Sritanjung yang belum mendapatkan hak gaji mereka. Divisi kapal Sritanjung 1 sejak Januari hingga Maret hanya menerima gaji 50 persen; Karyawan kapal putri Sritanjung belum menerima gaji sejak bulan Mei hingga sekarang, sedangkan karyawan bagian lapangan hanya menerima gaji separuh dari bulan April hingga Mei.

Melaui aksi ini, Irfan berharap ada kepedulian dari pemerintah daerah maupun direksi PT. PBS agar segera membayarkan kewajiban mereka yang telah mengambil keringat karyawan dalam mengoperasikan dua kapal. Disisi lain, karyawan PT. PBS juga berharap banyak pada pansus DPRD yang saat ini tengah menangani masalah PT. PBS, agar bisa terselsaikan dengan baik dan masalah tunggakan gaji karyawan bisa segera diselesaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *