Peserta BPJS yang sakit saat mudik atidak harus melapor ke kantor cabang setempat dan bisa langsung berobat.

Ilex VIS- Selama masa angkutan lebaran 2016, BPJS kesehatan mempermudah prosedur pelayanan kesehatan bagi peserta yang sedang mudik dengan jaminan pelayanan kesehatan melalui prosedur ringkas. Peserta BPJS kesehatan yang sedang mudik dihimbau untuk selalu membawa kartu JKN-KIS (Kartu Indonesia Sehat – KIS, kartu BPJS kesehatan, kartu Askes, kartu Jakarta sehat/KJS dan kartu Jamkesmas).

Kepala BPJS Regional Jawa Timur, Mulyo Wibowo mengatakan bahwa peserta JKN-KIS yang sedang mudik bisa berobat di luar wilayah tanpa harus melapor ke kantor cabang BPJS kesehatan setempat dengan mengunjungi IGD rumah sakit terdekat yang ditunjuk oleh kantor cabang. Kebijakan ini berlaku sampai H+7 lebaran.

“Peserta BPJS yang sakit saat mudik atau diluar tempat tinggal tidak harus melapor ke kantor cabang BPJS kesehatan setempat dan bisa langsung berobat. Berlaku bagi peserta BPJS kesehatan yang berstatus aktif. Makanya harus disiplin Bayar,” ujar Mulyo

plt Kepala dinas kesehatan Banyuwangi, Widji Lestariono mengatakan bahwa selama masa angkutan lebaran 2016, pihaknya mendirikan pos kesehatan di 9 titik sepanjang jalan nasional, 10 titik lokasi wisata, dan 2 pos di rest area dengan melibatkan 45 puskesmas, 12 rumah sakit swasta, TNI dan klinik.

“Sudah siaga 2 perawat, 1 driver dan 1 ambulance. Puskesmas, rawat inap, dan rawat jalan juga wajib 24 jam hingga H+7,”

Direktur utama RSUD Blambangan Banyuwangi, Taufiq Hidayat mengatakan bahwa pihaknya siap melayani pasien BPJS selama masa angkutan lebaran 2016 tanpa biaya apapun. RSUD blambangan banyuwangi berjanji akan segera melakukan penanganan bagi pasien yang akan menjalani operasi, maksimal 1 jam setelah datang ke rumah sakit.

“Lapor saja kalo ada perawat atau dokter yang minta duit,” ujar Taufiq.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *