Operasi ini akan berlangsung selama 16 hari, mulai 30 Juni hingga 13 Juli 2016 untuk mengawal tradisi mudik serta balik lebaran.

Ilex VIS – Polres Banyuwangi melakukan gelar apel pasukan operasi Ramadaniya Semeru 2016 guna menyiapkan pengamanan arus mudik dan balik lebaran. Apel yang digelar di area pelabuhan ASDP Ketapang, Rabu (29/6) dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuwangi AKBP Budi Mulyanto.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk memeriksa dan mengetahui kesiapan seluruh satuan tugas, kelengkapan sarana dan prasarana untuk mendukung terlaksananya Operasi Ramadaniya Semeru 2016. Melalui apel gelar pasukan, Kapolres berharap bisa mewujudkan situasi kamtibmas, sehingga masyarakat dapat menjalankan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman.

Operasi ini akan berlangsung selama 16 hari, mulai 30 Juni hingga 13 Juli 2016 untuk mengawal tradisi mudik serta balik lebaran. Masa angkutan lebaran 2016 akan meningkatkan aktivitas masyarakat, baik tempat rekreasi maupun pusat perbelanjaan.

“Pengamanan ini harus dikelola dengan baik, sebelum atau sesudah lebaran,” ujar Kapolres.

Personil yang terlibat dalam operasi ini sebanyak 690 orang, yang terdiri dari 440 aparat kepolisian dan 250 personil non polri baik TNI dan pemerintah daerah Banyuwangi. Khusus pengamanan Ketapang, Polisi akan menerjunkan 120 personil bilamana terjadi kemacetan dan penumpukan penumpang yang terintegrasi dengan sistem yang berjalan seperti kamera CCTV yang terhubung langsung dengan pusat. Polres Banyuwangi juga menyiagakan 1.100 anggota untuk memback up pengamanan selama arus mudik dan balik lebaran.

Polres Banyuwangi juga menempatkan tim Sniper atau penembak jitu di berbagai lokasi rawan terjadi kriminalitas, seperti perbatasan Banyuwangi dengan Situbondo dan Jember. Selama pengamanan angkutan lebaran 2016 ini, polres banyuwangi juga mendapat bantuan personel brimob polda Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *