Home / News / DPR RI : Banyuwangi Konsisten Inovasi Layanan Publik

DPR RI : Banyuwangi Konsisten Inovasi Layanan Publik

DPR melihat inovasi bagus dan merupakan terobosan baru di Banyuwangi yang perlu dijaga dan disempurnakan.

Ilex VIS – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edi meminta pemkab Banyuwangi untuk terus melakukan inovasi pelayanan publik, usai melakukan kunjungan spesifik di Banyuwangi Rabu (27/7) kemarin.

“Apa yang selama ini yang sudah berjalan di Banyuwangi itu sudah baik, ke depan perlu terus ditingkatkan untuk mengiringi kebutuhan dan ekspektasi publik yang juga meningkat,” ujar Lukman

Lukman melihat sejumlah inovasi bagus dan merupakan terobosan baru di Banyuwangi yang perlu dijaga dan disempurnakan.

“Saya bilang ke bupati kalau ada saran-saran segeralah disampaikan agar yang bagus ini lebih bagus,” ujar Lukman

Sebelas anggota Komisi II DPR RI bidang pemerintah dan otonomi daerah, yakni Wahidin Halim, Komarudin Watubun, Arif Wibowo, Sirmadji, Arteria Dahlan, Rahmad Nasution Hamka, Dadang Muchtar, Muhamad Nur Purnama M, dan Azikin Zolthan, melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi selama 2 hari yakni Selasa dan Rabu (26-27/7).

Lukman mengatakan bahwa pihaknya sudah melihat langsung sejumlah inovasi layanan publik di Banyuwangi, salah satunya ”Smart Kampung” di Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah yang ideal untuk menjawab problem masyarakat.

“Bukan hanya asal ada teknologi informasi, tapi programnya menyeluruh, termasuk memberdayakan ekonomi warga,” ujar Lukman

Lukman berharap program ini bisa diikuti oleh daerah lain dengan berbagai penyempurnaan dan diratakan ke desa-desa lain karena saat ini belum semua desa menerapkannya. Lukman juga mengapresiasi upaya Banyuwangi dalam melakukan reformasi birokrasi dengan berbagai program, mulai dari perbaikan rekrutmen PNS dengan standar tertentu hingga peningkatan kinerja PNS dengan ukuran kinerja terukur.

“Integrasi pelayanan pemerintah dan elemen lain juga bagus, misalnya program pengentasan kemiskinan, pengentasan anak putus sekolah, dan penanggulangan kekerasan anak, dengan melibatkan aparat hukum, LSM, maupun dunia usaha,” Kata Lukman.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengaku berterima kasih atas kunjungan dari Komisi II DPR RI ke Banyuwangi untuk memberikan saran dan semangat agar pembenahan bisa terus ditingkatkan untuk memotivasi pihaknya dan menargetkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tahun ini mencapai 80%.

“Tiap tahun kita ada survei kepuasan publik untuk mengetahui program yang berhasil dan mana yang kurang. Pentingnya karena masyarakat sendiri yang merasakan,” ujar Bupati.

”Smart Kampung” adalah program pengembangan desa terintegrasi yang memadukan penggunaan TIK berbasis serat optik, kegiatan ekonomi produktif, ekonomi kreatif, peningkatan pendidikan-kesehatan, dan pengentasan kemiskinan dengan 41 desa/kelurahan pilot project ”Smart Kampung” dan persiapan untuk 176 desa lainnya.

About farizkurnia

Check Also

Kunjungi Agro Expo, Mendes PDT Apresiasi Upaya Banyuwangi ini

radiovisfm.com, Banyuwangi – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengapresiasi upaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *