Home / News / Kapal Tenggelam, Jenazah Nelayan Muncar Terdampar Di Kabat

Kapal Tenggelam, Jenazah Nelayan Muncar Terdampar Di Kabat

Kamis (28/7) malam, Suyono (60) tenggelam ketika mencari ikan di perairan Muncar ketika perahunya digulung ombak

Ilex VIS – Setelah melakukan pencarian 24 jam lebih, jenazah Suyono (60) nelayan asal Ledokombo Jember yang tenggelam di Muncar terdampar di pantai Sukojati Kabat. Sabtu (30/7) pagi warga menemukan jenazah dengan kondisi wajah yang sulit dikenali, badan yang membengkak tanpa pakaian dan berbau busuk. Sejumlah warga melaporkan penemuan ini ke Mapolsek Kabat serta melarikan jenazah ke kamar mayat RSUD Blambangan Banyuwangi.

Kasat Polisi Air Banyuwangi AKP Subandi mengatakan bahwa Jumat (29/7) pagi, tim gabungan dari satpol air, Basarnas, serta BPBD Banyuwangi, melakukan pencarian jenazah korban dengan melakukan penyisiran hingga ke teluk sembulungan, pantai Gumuk Kantong, Pantai Palu Kuning, dan Pantai Bomo Rogojampi.

“Kita hentikan karena arus kuat dan angin kencang, rencananya besok lanjut. Tapi ternyata tadi pagi ada laporan dan ternyata benar itu korban,” ujar AKP Subandi.

Selang beberapa lama, sejumlah keluarga korban mendatangi kamar mayat RSUD Blambangan Banyuwangi guna memastikan identitas korban.

“Sempat percaya atau tidak itu kakeknya apa bukan, kan sulit memang dikenali, tapi setelah dicermati benar itu korban,” pungkas AKP Subandi

Sebelumnya pada Kamis (28/7), korban bersama rekan sesama nelayan, Khusnan naik perahu jenis jukung mencari ikan di daerah perairan pantai Muncar. Setelah mendapatkan ikan, mereka berupaya merapatkan perahunya ke dermaga pantai mucnar. Namun naas, saat perahu sudah mendekati pelabuhan Brak Kalimoro Kedungrejo Muncar, tiba tiba ombak besar datang dan langsung menghantam perahu hingga terbalik. Khusnan berhasil selamat karena memegang stereofome yang digunakan menyimpan ikan untuk berenang. Sedangkan Suyono tenggelam karena hanya memegang jirigen untuk alat keselamatan. Selama ini, korban tinggal di rumah kontrakan Muncar seorang diri yang bekerja sebagai nelayan.

About farizkurnia

Check Also

Kunjungi Agro Expo, Mendes PDT Apresiasi Upaya Banyuwangi ini

radiovisfm.com, Banyuwangi – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengapresiasi upaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *