Para pelari nasional sengaja turun di Banyuwangi sebagai ajang refreshing pasca mengikuti kejuaraan PON yang menguras tenaga.

Ilex Vis – Ratusan atlet lari Nasional dan International bakal meramaikan kompetisi lari, Banyuwangi International Run (BIR) 2016, dan beberapa di antaranya adalah pelari dari Kenya.

Banyuwangi International Run yang di gelar pada 9 Oktober 2016 ini, melombakan empat kategori. Yakni 10 Km Open, 10 Km Master (kelompok usia 40 tahun ke atas), 5 Km Open dan 5 Km pelajar SD/MI Beregu.

Event tahunan bergensi ini bakal diikuti sejumlah pelari profesional dari Kenya, yakni Alex Melly, Charles Kipsang, Gladys Jameli dan Isabellah Kigen. Selain dari Kenya, deretan pelari nasional yang telah mencetak rekor ASEAN GAMES maupun PON, seperti Agus Prayogo Triyaningsih. Acong Tio, Jauhari Johan, Uni Setyorini, Yulianingsih, Lilik Sudarwati, Ester Soma dan I Gede Karangasem juga akan turun di kegitan ini.

Dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Wawan Yadmadi, turunnya pelari asal Kenya dalam kompetisi di Banyuwangi ini, setelah mereka usai mengikuti beragam event lari lainnya di Indonesia.

“Mereka ingin mengukur kecepatan berlarinya dengan cuaca tropis yang ada di Banyuwangi,” kata Wawan.

Selain itu, kembalinya para runner profesional ini untuk memperbaiki kecepatan cacatan waktu berlarinya di tahun lalu yang masih kurang maksimal.

Wawan menjelaskan, para pelari nasional ini sengaja turun di Banyuwangi sebagai ajang refreshing pasca mengikuti kejuaraan PON yang menguras tenaga. Dan setelah berlomba, mereka akan menghabiskan akhir pekannya untuk naik ke Kawah Ijen.

“Antusias mereka cukup tinggi karena even ini dianggap paling favorit dan telah ditunggu-tunggu masyarakat ataupun penggiat olah raga lari. Karena selain menyehatkan, kompetisi lari ini dikemas dalam sport tourism,” papar Wawan.

Sejumlah rute yang dilalui pelari akan melewati kawasan kota dan destinasi wisata. Apalagi, saat event ini berlangsung peserta di suguhi beragam atraksi seni dan budaya serta keindahan alam Banyuwangi di pagi hari, di sepanjang jalan yang dilintasi. Selain itu, malam harinya mereka bisa menikmati Perhelatan Banyuwangi Batik Festival di Taman Blambangan Banyuwangi, yang menampilkan Puteri Indonesia 2016.

Event yang ditargetkan diikuti 2.000 peserta ini, diramaikan peserta amatir asing dari sejumlah negara. Di antaranya, China, Jepang, Jerman dan Australia. Juga para mantan atlet, penggiat lari, masyarakat umum dan pelajar.

Hingga saat ini, peserta yang telah mendaftar Banyuwangi Internasional Run 2016 ada sekitar 275 peserta. Total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp 160 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *