Sekretaris Daerah yang baru nantinya harus paham tentang regulasi birokrasi, serta bisa mengayomi para karyawan dan harus bisa merangkul semua elemen masyarakat.

Ilex Vis – Setelah pensiun dari PNS, mantan Sekretaris Daerah Pemkab Banyuwangi, Slamet Karyono mengaku akan kembali ke masyarakat dengan berbagai kegiatan social. Salah satunya adalah, menyiapkan mobil ambulance gratis untuk warga tidak mampu yang akan ke puskesmas maupun ke rumah sakit atau ke dokter praktek.

“Warga yang membutuhkan penanganan medis bisa memanfaatkan mobil ambulance tersebut, tanpa di pungut biaya apapun,” kata Slamet.

Untuk sementara, mobil ambulance itu hanya di khususkan bagi warga desa Glagah dan sekitarnya, yang merupakan wilayah tempat tinggal Slamet bersama keluarganya.

“Saya akan merekrut masyarakat yang mau bekerja dalam kegiatan social ini, untuk di jadikan tenaga sopir maupun yang lainnya,” ujar Slamet.

Slamet menjelaskan, selain menyiapkan mobil ambulance, dirinya juga akan kembali turun ke sawah sebagai petani, sebagaimana yang di ajarkan oleh orang tuanya dulu.

“Yang terpenting, setelah purna tugas saya harus lebih mendekatkan diri kepada Allah swt dan memohon ampun semua kesalahan dan kekurangannya selama bekerja sebagai birokrasi di Pemkab Banyuwangi,” papar Slamet.

Dan kebetulan, Slamet juga menjadi ketua takmir masjid di daerah tempat tinggalnya di Desa Glagah Kecamatan Glagah, sehingga dia mengaku akan lebih berkonsentrasi dalam berbagai kegiatan keagamaan juga.

Saat di singgung terkait sosok Sekretaris Daerah pengganti dirinya, Slamet hanya berharap, Sekretaris Daerah yang baru nantinya harus paham tentang regulasi birokrasi, serta bisa mengayomi para karyawan dan harus bisa merangkul semua elemen masyarakat. Terlebih lagi, bisa membangun komunikasi yang baik dengan teman teman media.

“Selama menjabat sebagai Sekretaris Daerah, saya terkesan dengan kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas yang berhasil membawa banyuwangi meraih banyak penghargaan,” kata Slamet bercerita.

Tentu ini di nilainya adalah berkat kerja keras bupati bersama semua unsur, baik birokrasi, masyarakat dan media. Bahkan kata Slamet, daerah lain merasa iri dengan keberhasilan banyuwangi sekaligus kekompakan birokrasinya.

Slamet Karyono saat ini berusia 60 tahun, dan hampir 13 tahun mengabdikan dirinya di Banyuwangi. Slamet diangkat menjadi PNS tahun 1984, namun dia menjabat sebagai Sekda sejak 12 Juli 2012 di saat kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas.

Saat itu, usia Slamet sudah mamasuki 56 tahun, yang menurut undang-undang peraturan Pegawai Negeri (PN) sudah pensiun. Namun karena dedikasi dan prestasinya yang bagus, Bupati Anas pun memperpanjang jabatannya hingga dua kali periode.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *