Sejak tahun 2010 hingga 2016 ini, sudah terpasang sekitar 15 ribuan titik lampu di Banyuwangi.

Ilex Vis – Tagihan PLN untuk Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Banyuwangi mencapai Rp 1,9 Milyar dalam setiap bulannya. Hal itu terbukti, memasuki bulan November 2016 ini, tagihan LPJU untuk bulan Oktober sebesar 1 Milyar 938 Juta Rupiah.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Banyuwangi, Arief Setiawan mengatakan, meskipun terus di lakukan penambahan lampu di sejumlah titik di berbagai kecamatan, namun tagihan LPJU masih tetap konstan.

“Ini di karenakan, kami menggunakan system meterisasi yang menjadi salah satu solusi di dalam mengefisiensikan tagihan LPJU,” kata Arief.

“Saya harap system ini bisa efisien, menyusul pemerintah daerah terus menambah titik lampu di sepanjang tahun 2016 ini dengan anggaran dari APBD maupun dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK),” imbuh Arief.

Arief menjelaskan, sejak tahun 2010 hingga 2016 ini, sudah terpasang sekitar 15 ribuan titik lampu di Banyuwangi. Baik yang ada di jalur propinsi, nasional, pedesaan, perkotaan, maupun di jalur ibu kota kecamatan.

“Di sepanjang dari kawasan kecamatan Wongsorejo hingga Pelabuhan Ketapang, sudah terpasang seluruhnya tanpa celah,” tutur Arief.

Meski demikian, Arief mengaku LPJU di seluruh jalur tersebut masih belum terpasang seluruhnya. Untuk dijalur pedesaan dan perkotaan masih terpasang 38 persen. Jalur ibu kota kecamatan 70 persen, serta jalur Propinsi dan Nasional masih 50 persen.

“Kami tidak bisa menargetkan batas waktu dari tuntasnya pemasangan LPJU di seluruh wilayah tersebut, karena di setiap tahunnya di pastikan selalu ada pemasangan lampu baru di berbagai titik,” pungkas Arief.

Karena saat ini, bukan lagi perbaikan jalan yang di ajukan oleh masyarakat, namun juga sarana prasarana di anggap oleh mereka sebagai sebuah kebutuhan, salah satunya adalah LPJU tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *