Diprediksikan musim penghujan pada tahun ini terjadi hingga bulan Maret 2017 mendatang

Daus Vis – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperpanjang status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor, dan dihimbau masyarakat mewaspadai terjadinya bencana dimusim penghujan ini.

Kepala Bidang Kendarruratan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Eka Muharram mengatakan, status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor diperpanjang karena berdasarkan peringatan dini dari Badan Metereologi dan Klimatologi Banyuwangi, musim penghujan pada tahun ini lebih panjang dari tahun kemarin.

“Diprediksikan musim penghujan pada tahun ini terjadi hingga bulan Maret 2017 mendatang,” kata Eka.

“Dengan lebih panjangnya musim penghujan ini, potensi bencana di wilayah Banyuwangi juga akan lebih panjang,” imbuh Eka.

Status siaga bencana yang seharusnya habis pada tanggal 30 November , diperpanjang hingga 30 Februari 2017.

“Jika ancaman bencana tetap ada di wilayah Banyuwangi, status siaga bencana banjir dan tanah longsor akan terus diperpanjang setiap dua bulan sekali,” pungkas Eka.

BPBD memprediksi, Potensi banjir di Banyuwangi ada di 9 kecamatan. Sedang untuk potensi bencana tanah longsor, terdapat di beberapa kecamatan.

Penetapan status siaga banjir dan tanah longsor tersebut dilakukan menyusul kabupaten Banyuwangi termasuk dalam 22 daerah rawan bencana yang ditetapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *