Saat mereka masuk ke Indonesia mungkin melalui Surabaya atau Jakarta ataupun Bali, lalu mereka ke Banyuwangi.

Ilex vis – Meningkatnya wisatawan asing yang berkunjung ke Banyuwangi, membuat kepolisian harus ekstra keras untuk melakukan pengawasan.

Kasat Intelkam Polres Banyuwangi, AKP Bambang Agus mengatakan, upaya yang di lakukan oleh kepolisian hanyalah bersifat pengawasan rutinitas saja terhadap keberadaan warga asing yang kini terus berdatangan di Banyuwangi.

“Setiap orang asing baru yang ada di perkampungan warga, di wajibkan untuk melapor ke kepolisian terdekat selama 1 kali 24 jam, dan tidak perlu harus datang ke Mapolres,” kata AKP Bambang.

Dia mengakui bahwa, pihaknya terkendala masalah administrasi.

“Saat mereka masuk ke Indonesia mungkin melalui Surabaya atau Jakarta ataupun Bali, lalu mereka ke Banyuwangi. Bahkan yang terparah, terkadang mereka berpacaran dengan warga Banyuwangi dan menikah hingga mempunyai anak. Sementara ijin paspornya adalah untuk berwisata,” papar Bambang.

Menurutnya, kondisi ini di nilai sebagai pelanggaran administrasi dan harus di proses oleh pihak imigrasi. Ujung ujungnya, warga asing yang bersangkutan harus di deportasi ke negara asalnya.

“Sementara di Banyuwangi, dia mempunyai istri dan anak yang berhak mewarisi harta kekayaannya yang ada di Banyuwangi,” tutur Kasat Intelkam.

AKP Bambang menegaskan, berdasarkan UU nomor 2 tahun 2002, kepolisian hanya sebagai pihak yang mengawasi saja terhadap keberadaan orang asing tersebut, dan tidak memiliki kewenangan untuk mendeportasinya.

Seiring dengan gencarnya promosi berbagai destinasi wisata yang di lakukan oleh pemerintah daerah, membuat tingkat kunjungan wisatawan domestic maupun manca negara ke Banyuwangi terus bertambah cukup segnifikan.

Berdasarkan data pada Dinas Pariwisata, hingga Akhir November jumlah turis luar negeri yang berlibur di Banyuwangi sudah tembus 75 ribu, padahal targetnya pada tahun 2016 ini sebanyak 45 ribu. Sedangkan untuk wisatawan dalam negeri sudah mencapai 2,7 juta dari target 2,3 juta pengunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *