Prosentase selama ini, 80 persen anggota dewan aktif mengikuti berbagai agenda DPRD Banyuwangi, sedang sisanya dinilai masih kurang.

Daus VIS- Keaktifan dan kualitas kerja anggota dewan selama menjabat dua setengah tahun akan dijadikan salah satu pertimbangan pimpinan dewan dalam menyusun alat kelengkapan dewan bulan Februari mendatang.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh anggota Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi, Mohammad Sahlan pada Senin siang (30/1/17) saat menyampaikan laporan kinerja anggota dewan selama menjabat dua setengah tahun ini.

Sahlan menuturkan, bulan Februari mendatang akan dilakukan kocok ulang atau perombakan pimpinan dan anggota yang duduk di alat kelengkapan dewan berupa pimpinan komisi, Badan Pembentuk Peraturan Daerah dan Badan Kehormatan.

Dalam menyusun alat kelengkapan dewan tersebut, Badan Kehormatan selaku lembaga pengawas kinerja anggota dewan akan berkontribusi secara obyektif dalam menyampaikan laporan hasil pengawasannnya terhadap seluruh anggota dewan dalam menjalankan tugas dan fungsinya selama dua setengah tahun sejak dilantik bulan Agustus 2014 lalu.

Laporan tersebut akan disampaikan keapda pimpinan DPRD. Karena dalam perombakan alat kelangkapan dewan nanti, juga mempertimbangkan berbagai indikator untuk menempatkan posisi anggota yang salah satunya keaktifan anggota dewan mengikuti berbagai sidang dan rapat di DPRD, termasuk kualitas secara personal sebagai legislator.

Sahlan menilai, jika di prosentase selama ini, ada 80 persen anggota dewan yang aktif mengikuti berbagai agenda di DPRD, sedangkan sisanya keaktifannya masih kurang. Namun Sahlan enggan menyebut nama anggota dewan yang dinilai kurang aktif tersebut. Bahkan Badan Kehormatan juga menilai adanya pimpinan komisi yang dinilai kurang bisa menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga pengawas kinerja eksekutif.

Sahlan menambahkan, selain mempertimbangkan masukan dari Badan Kehormatan, proses perombakan alat kelengkapan dewan ini juga bergantung dari keputusan masing masing pimpinan fraksi di DPRD selaku kepanjangan tangan dari partai, untuk menempatkan kadernya yang pantas menduduki jabatan di berbagai alat kelengkapan yang ada di DPRD Banyuwangi.

DPRD Banyuwangi mulai mempersiapkan proses kocok ulang atau perubahan komposisi alat kelengkapan dewan, menjelang dua setengah tahun masa jabatan anggota dewan. DPRD yang dilantik tanggal 20 Agustus 2014 lalu, pada bulan Februari nanti sudah menjalani separo periode jabatannya, dan akan dilakukan perombakan alat kelengkapan dewan, seperti pimpinan dan anggota komisi, Badan Pembentuk Peraturan Daerah dan Badan Kehormatan Dewan. Perubahan struktur pimpinan dan anggota alat kelengkapan dewan ini sebagaimana amanat dari peraturan DPRD nomor 1 tahun 2015 tentang tata tertib anggota DPRD Banyuwangi.

Personil yang saat ini menduduki jabatan ketua komisi diantaranya, Komisi 1 dijabat Ficky Septalinda dari fraksi.PDI.P, ketua Komisi II dijabat Makrifatul Kamila (fraksi Golkar), ketua komisi III dijabat Basuki Rachmad (fraksi Hanura Nasdem) dan ketua komisi IV dijabat Ahmad Taufik (fraksi.PKB). Untuk ketua Badan Kehormatan dijabat oleh Sugirah (Fraksi.PDI.P) dan ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah dijabat Kusnan Abadi dari fraksi PKB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *