Ficky berharap eksekutif bisa transparan dan profesional dalam melakukan pemilihan direksi PDAM dengan merujuk Permendagri nomor 2 tahun 2007.

Daus VIS- DPRD berharap proses seleksi pemilihan direksi PDAM Banyuwangi dilaksanakan secara transparan dan sesuai dengan prosedur agar terpilih direktur PDAM yang berkualitas.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh ketua Komisi 1 DPRD Banyuwangi, Ficky Seplinda, pada Senin siang (30/1/17) usai menggelar rapat kerja dengan dewan pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Banyuwangi dan Asisten Adminitrasi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi.

Ficky menuturkan, rapat kerja yang dilakukan oleh Komisi 1 bersama eksekutif siang itu bertujuan untuk meminta keterangan eksekutif sejauh mana proses seleksi calon direksi perusahaan milik daerah ini berlangsung. Dalam kesempatan itu ia berharap kepada eksekutif agar proses seleksi calon direksi PDAM ini dilakukan secara transparan dan profesional dengan merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 2 tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum, sehingga nantinya bisa terpilih direksi yang benar benar berkualitas dan bisa membawa manajemen PDAM lebih baik lagi dari sebelumnya.

Karena selama ini, kinerja PDAM dinilai kurang maksimal. Hal itu terlihat dari banyaknya keluhan masyarakat tentang pelayanan PDAM. Sedangkan disisi lain, berdasarkan laporan yang diterimanya, setoran pendapatan daerah dari hasil pengelolaan PDAM kecenderungannya selalu turun setiap tahun, padahal ekonomi Banyuwangi dalam 3 tahun terakhir tumbuh pesat, dengan bertambahnya bangunan perumahan dan hotel yang tentunya juga menggunakan jasa PDAM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *