Di khawatirkan, para pelaku kejahatan memanfaatkan pelabuhan rakyat untuk menyeberang ke bali, menyusul pengamanan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi maupun Pelabuhan Gilimanuk Bali cukup di perketat.

Ilex Vis – Untuk mengantisipasi adanya penyusupan oknum tertentu ataupun teroris menjelang kedatangan Raja Salman ke pulau dewata bali, Pangkalan TNI AL Banyuwangi memperketat pengamanan di sepanjang perairan selat bali.

Sejumlah aparat TNI AL Banyuwangi berpatroli dengan memutar mutar di sepanjang perairan yang merupakan penghubung antara pulau jawa dengan bali tersebut.

Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Nazarudin mengatakan, dalam patroli tersebut pihaknya menurunkan kapal KAL milik pangkalan TNI AL Banyuwangi. Dan waktu dari patroli pun meningkat di banding hari hari biasa.

“Ini untuk mengantisipasi adanya penyusupan oknum tertentu atau teroris yang akan membuat kericuhan di pulau dewata bali, saat kedatangan Raja Salman,” kata Danlanal.

“Para anggota TNI AL yang bertugas memantau setiap gerak gerik penumpang kapal baik saat berada di kapal maupun saat akan naik ke atas kapal. Selain itu, aparat TNI AL ini juga menyisir di sejumlah dermaga pelabuhan rakyat,” ungkapnya.

Danlanal mengaku, disini pengawasan juga semakin di perketat terhadap setiap orang asing yang naik ke perahu nelayan. Ataupun yang akan menyewa perahu nelayan untuk menyeberang ke pulau bali.

“Di khawatirkan, para pelaku kejahatan memanfaatkan pelabuhan rakyat untuk menyeberang ke bali, menyusul pengamanan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi maupun Pelabuhan Gilimanuk Bali cukup di perketat,” kata Lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-43 tahun 1997 tersebut.

Dia menambahkan, selain memperketat pengamanan di tengah laut, para aparat TNI AL itu juga menyempatkan diri berlabuh di setiap pelabuhan rakyat, untuk berbincang bincang dengan nelayan setempat mengenai kemungkinan adanya orang asing yang akan menyewa perahu mereka untuk menyeberang ke bali.

“Saat ini sudah ada beberapa unit kapal besar atau KRI yang melakukan pengawasan di sepanjang perairan selat bali, karena pengamanan kedatangan Raja Salman tersebut mempunyai standart operasional yang telah di tentukan. Meski demikian, pangkalan TNI AL Banyuwangi mengaku siap untuk membantu pengamanan jika di perbantukan,” imbuh Danlanal.

Meskipun di perketatnya pengamanan di perairan selat bali menjelang kedatangan Raja Salman ke pulau dewata bali, namun tidak sampai mengganggu arus penyeberangan di pelabuhan Ketapang – Gilimanuk Bali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *