Home / News / Belanja Dengan Uang Palsu, Pria Kalibaru Ditangkap Polisi

Belanja Dengan Uang Palsu, Pria Kalibaru Ditangkap Polisi

Berdasarkan hasil penelusuran kepolisian, kasus ini di anggapnya tidak bisa di teruskan atau putus karena asal muasal uang palsu itu tidak jelas.

Ilex Vis – Di ketahui berbelanja di warung di kawasan bekas lokalisasi dengan menggunakan uang palsu, seorang laki laki asal Kecamatan Kalibaru Banyuwangi di tangkap polisi.

Dia adalah Arif Jatmiko (28) warga Dusun Krajan Desa Kalibaru Kulon Kecamatan Kalibaru, berniat membeli rokok di salah satu warung yang ada di area eks lokalisasi Sumber Loh Dusun Padang Bulan Desa Benelan Kidul Kecamatan Singojuruh.

Namun si pemilik warung merasa aneh dan curiga, saat pelaku menyerahkan uang lembaran seratus ribu yang di gunakan untuk membayar rokok. Lalu dia menerawang uang itu di lokasi yang lebih terang, ternyata tidak di temukan adanya garis yang memperkuat keaslian uang rupiah.

Kapolsek Singojuruh AKP Sumono mengatakan, karena merasa ganjil, akhirnya si pemilik warung itu pun memastikan kepada warga yang tinggal di dekat rumahnya. Dan rupanya, uang tersebut memang palsu lalu di laporkan ke pihak kepolisian.

“Setelah mendapat laporan dari korban, sejumlah aparat kepolisian mendatangi lokasi yang sebelumnya merupakan lokalisasi terbesar di Banyuwangi, yang kini sudah di tutup oleh Pemerintah Daerah tersebut,” ujar AKP Sumono.

Si pemilik uang itupun di gelandang ke Mapolsek Singojuruh untuk di mintai keterangannya.

“Dia mengaku, uang tersebut di dapatkan dari seorang warga Kecamatan Kalibaru sebagai pembayaran kelapa yang di jualnya,” ujar Kapolsek.

Dari sini, kepolisian pun menelusuri identitas orang yang di sebutkan oleh pelaku. Dan rupanya, dia juga mengaku uang itu di dapatkan dari orang lain.

“Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, kasus ini di anggapnya tidak bisa di teruskan atau putus karena asal muasal uang palsu itu tidak jelas,” imbuhnya.

Meski demikian, kepolisian tetap menahan Arif sebagai tersangka pelaku pengedar uang palsu, sekaligus di amankan dua lembar uang pecahan seratus ribu, dompet dan sepeda motor Yamaha Vixion bernopol P 4069 ZZ yang di kendarai pelaku.

“Kepolisian menelusuri pemilik sebenarnya dari sepeda motor tersebut, yang rupanya itu adalah sepeda motor yang dipinjam pelaku dari temannya,” pungkas AKP Sumono.

Atas semua perbuatannya, pelaku di jerat pasal 36 UU RI nomor 7 tahun 2011 tentang peredaran uang palsu. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 50 Milyar.

About farizkurnia

Check Also

Kunjungi Agro Expo, Mendes PDT Apresiasi Upaya Banyuwangi ini

radiovisfm.com, Banyuwangi – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengapresiasi upaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *