Home / News / Penguasaan Teknologi Modal Utama Sebuah Usaha

Penguasaan Teknologi Modal Utama Sebuah Usaha

Di Banyuwangi juga telah terbentuk Banyuwangi Mall yang menjadi wadah bagi pengusaha asli Banyuwangi untuk memasarkan usahanya secara online.

Daus VIS- Uang bukan menjadi modal utama dalam memulai dan mengembangkan sebuah usaha, namun penguasaan informasi dan penguasaan bidang usaha yang akan digeluti menjadi modal utama dalam memulai sebuah usaha.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Banyuwangi, Alif Kartiono pada Selasa siang (30/5/17) saat menjadi pemateri dalam pelatihan kewirausahaan dengan tema “ Jurus Sukses Lewat Jalur Bisnis” yang digelar di salah satu rumah makan di kecamatan Pesanggaran.

Alif menuturkan, jika uang menjadi modal utama dalam memulai usaha, maka pengusaha akan mudah tertipu dan menjadi lemah dalam mempertehankan usahanya. Namun kemampuan dalam menguasai informasi dan celah bisnis yang akan digeluti menjadi modal utama dalam memulai usaha baru dan mengembangkan usaha.

Selain itu, tata manajemen yang baik juga perlu diterapkan dalam sebuah usaha, utamanya usaha yang tengah berkembang. Sedangkan kiat lain yang harus dimiliki seorang pengusaha adalah kemampuan di bidang teknologi untuk menunjang daya saing. Karena saat ini, pengembangan usaha khususnya dibidang pemasaran banyak yang berbasis teknologi digital.

Alif Kartiono menambahkan, saat ini di Banyuwangi juga telah terbentuk Banyuwangi Mall yang menjadi wadah bagi pengusaha asli Banyuwangi untuk memasarkan usahanya secara online. Di banyuwangimall.com yang sudah diisi oleh 72 pengusaha Banyuwangi tersebut, menjadi upaya pemerintah daerah dalam memfasilitasi pengembangan usaha lokal secara online. Karena di Banyuwangi mall tersebut, hanya produsen yang bisa menjadi bagian dari banyuwangimall tersebut. Dan saat ini di era internet, penjualan di Banyuwangi Mall paling diminati dan bisa menjangkau pasar nasional.

Sebelum menutup materi, Kadiskop UMKM, Alif Kartiono juga mengajak peserta untuk berinteraksi. Mereka diberi kesempatan bertanya berbagai hal tentang bisnis. Mulai dari tips membaca peluang hingga cara menghadapi kendala. “ Kuasai pasar yang paling penting, melalui banyuwangi mall akan menjadi lebih mudah”, kata Alif.

Sementara itu, humas PT Bumi suksesindo atau BSI , Teuku Mufizar Mahmud menjelaskan, kegiatan pelatihan kali ini adalah program Corporate Social Responsibility atau CSR perusahaan dibidang pemberdayaan ekonomi kemasyarakatan.

Pelatihan wirausaha dengan menghadirkan 50 peserta dari pengusaha lokal ini, sengaja dilakukan karena melihat potensi Pesanggaran serta semangat pemudanya dalam membuka peluang bisnis baru.

Pasca kegiatan, diharapkan para peserta bisa membentuk kelompok-kelompok usaha baru. Dan tentunya, langkah tersebut juga akan mendorong peluang pasar dan jaringan usaha baru. Terlebih para peserta memang sudah lama menggeluti dunia enterprenuer. Mulai produk teh, ikan asap, hasil pertanian dan lainnya. BSI berjanji akan terus mendorong wirusaha muda Pesanggaran untuk terus membuat peluang dan semakin berdaya dengan membentuk koperasi yang bisa menunjang produktivitas dan pemasaran. “ Ini merupakan program CSR kita untuk meningkatkan kemampuan mereka (pemuda) untuk berwirausaha, karena potensi ekonominya cukup besar untuk para pemuda menciptakan peluang bisnis agar mereka bisa mandiri melaksanakan bisnis”, ujarnya.

About farizkurnia

Check Also

Ditengah Rintik Hujan, Ribuan JCH Banyuwangi Diberangkatkan

radiovisfm.com, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memberangkatkan ribuan jamaah calon haji (JCH) Banyuwangi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *