Home / News / Peringati Pancasila, Anas Gelar Buka Bersama Di Daerah Terpencil

Peringati Pancasila, Anas Gelar Buka Bersama Di Daerah Terpencil

Masyarakat di Desa Sarongan ini penuh keberagaman suku dan agama.

Ilex Vis – Guna memperekat keutuhan NKRI sekaligus untuk memperkuat ideologi kebangsaan dalam peringatan Hari Lahirnya Pancasila, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menggelar buka puasa bersama masyarakat di daerah terpencil.

Tepatnya di desa sarongan kecamatan pesanggaran, yang berada di wilayah Banyuwangi selatan berjarak kurang lebih 50 kilometer dari pusat kota.

Untuk bisa menuju ke daerah ini, harus melewati perkebunan milik PTPN dan beberapa anak sungai lengkap dengan jembatan. Di wilayah setempat terdapat beberapa wisata pantai yang semakin banyak di kunjungi wisatawan. Diantaranya adalah pantai sukomade yang merupakan tempat penyu bertelur, juga pantai rajegwesi.

Di sepanjang perjalanan, Bupati Anas memantau kondisi jalanan yang masih banyak berlubang.

Bupati Anas mengatakan, pihaknya sengaja menggelar buka puasa di daerah terpencil karena pancasila di nilai sebagai perekat ideology yang utuh di Indonesia yang harus tetap di jaga.

“Basis ideology itu sendiri selain idealisme juga ekonomi dan aksesbilitas,” ujar Bupati Anas.

Masyarakat di Desa Sarongan ini penuh keberagaman suku dan agama. Karena sebelumnya, daerah setempat merupakan tempat pelarian masyarakat dari beberapa daerah saat penjajahan belanda, lalu mereka membentuk perkampungan yang kini di namakan Desa Sarongan.

“Kegiatan buka puasa ini juga untuk mengajarkan tentang pancasila yang paling kongkrit di dalam mendorong kegotong royongan dan meningkatkan perekonomian warga. Utamanya masyarakat di pedesaan,” papar Bupati Anas.

Menurutnya, ideology pancasila di nilai sangat relevan untuk menguatkan kembali semangat kebhineka tunggal ika dan kegotong royongan yang beberapa waktu lalu sempat tercuil. Sehingga hal ini di akuinya harus di kuatkan kembali.

“Gerakan penguatan pancasila ini juga sangat relevan dengan apa yang berkembang saat ini,” ujarnya.

Oleh karena itulah menurut Bupati Anas, pemerintah daerah juga akan memperingati Hari Lahirnya Pancasila secara resmi yang di implementasikan dengan lebih terukur pada 1 Juni 2017, termasuk di rencanakan di gelar kegiatan lanjutan di Banyuwangi, misalnya kemah kebangsaan antar pemuda lintas agama.

“Serta menginstruksikan kepada seluruh camat agar menggelar upacara bendera peringatan Hari Lahirnya Pancasila di setiap kantor kecamatan,” pungkasnya.

Setelah berbuka bersama, Bupati Anas melanjutkan sholat tarawih di Masjid Nurul Huda Dusun Sumber Bening Desa Kesilir Kecamatan Silir Agung, yang berada sekitar 3 kilometeran arah timur Desa Sarongan. Di sini, juga di siapkan tenda layanan kesehatan untuk masyarakat setempat.

About farizkurnia

Check Also

Ditengah Rintik Hujan, Ribuan JCH Banyuwangi Diberangkatkan

radiovisfm.com, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memberangkatkan ribuan jamaah calon haji (JCH) Banyuwangi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *