Home / News / Asyik Main HP, Penumpang Kapal Tercebur Ke Laut

Asyik Main HP, Penumpang Kapal Tercebur Ke Laut

Korban sempat berteriak meminta tolong kepada saksi lalu tenggelam

Ilex Vis – Salah satu dari rombongan Jamaah Wisata Religi asal Kabupaten Pasuruan tercebur ke laut dari atas kapal yang di tumpanginya di perairan selat bali.

Korban adalah Mahbub (18), masih berstatus sebagai pelajar. Korban bersama 63 Jamaah dari rombongan Persatuan Remaja Islam Desa Semare (Prides) Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan tersebut, berangkat dari Pasuruan menuju ke Denpasar Bali untuk berziarah, dengan menumpang bus Pariwisata Pratista bernopol W 7085 US.

Korban bersama rombongan pun menumpang kapal KMP Mutiara alas III bertolak dari dermaga Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali pada Rabu dini hari (28/6).

Menurut keterangan saksi mata, Chairul (25) warga Desa Semare Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, yang juga salah satu dari jamaah rombongan, awalnya korban duduk bersama dirinya pada sisi kapal bagian bawah.

Saat itu, korban sedang asyik bermain HP nya. Kemudian pada saat kapal mau sandar di dermaga Pelabuhan Gilimanuk Bali, korban berdiri pada pinggir kapal dan bersamaan dengan itu kondisi kapal agak goyang, lalu korban terpeleset dan jatuh ke laut.

Korbanpun berteriak meminta tolong kepada Chairul lalu saksi lainnya, Sami (23) meneruskan informasi jatuhnya korban kepada petugas kapal. Oleh ABK kapal, informasi ini di laporkan kepada satuan polisi air Banyuwangi maupun gilimanuk bali.

Pasalnya, tubuh korban sudah tidak terlihat lagi di permukaan laut di duga karena terseret arus.

Kasat Polairud Banyuwangi, AKP Subandi mengatakan, upaya pencarian terus di lakukan pihaknya bersama SAR Ketapang dan SAR gilimanuk bali yang terdiri dari Basarnas dan aparat TNI AL, dengan menggunakan kapal KAL dan tugboat.

“Karena arus cukup kuat di sertai gelombang tinggi, pencarian pun mengikuti arah arus. Namun naas, tubuh korban belum berhasil di temukan hingga rabu sore (28/6),” ujarnya.

Meski demikian, AKP Subandi mengaku akan terus melakukan upaya pencarian hingga tubuh korban berhasil di temukan.

Kasat Polairud Banyuwangi, AKP Subandi berpesan agar penumpang lebih berhati-hati saat berada di kapal terutama saat mau masuk ke dermaga.

“Untuk menghindari gangguan cuaca maupun gelombang, sebaiknya penumpang melakukan penyebrangan pagi sampai sore hari. Karena kondisi cuaca atau gelombang saat ini agak besar,” tutur AKP Subandi.

Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun di lapangan, untuk perwira kapal KMP Mutiara Alas III yang mengangkut bus rombongan jamaah wisata religi tersebut adalah Ramadhan Febryanto warga Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro.

Sedangkan ABK kapal Hermanto dan Ahmad Farid yang juga merupakan warga Ketapang.

About farizkurnia

Check Also

Ditengah Rintik Hujan, Ribuan JCH Banyuwangi Diberangkatkan

radiovisfm.com, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memberangkatkan ribuan jamaah calon haji (JCH) Banyuwangi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *