Home / News / Muskablub Tak Kunjung Digelar, Sasana Geram

Muskablub Tak Kunjung Digelar, Sasana Geram

Molornya muskablub berimbas pada masa depan atlet tinju di Banyuwangi.

Reporter : Daus VIS

radiovisfm.com, Banyuwangi

Sasana tinju di Banyuwangi geram terhadap panitia Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina ) Banyuwangi. Sebab hingga saat ini muskablub tak kunjung digelar. Padahal acara yang menjadi momen penting untuk menentukan ketua tinju amatir Banyuwangi itu harusnya sudah dilakukan akhir Juli lalu.

Bahkan akibat batalnya digelar muskablub tersebut, sasana tinju di Banyuwangi mengaku siap jika nantinya Pertina Banyuwangi dibubarkan atau tak lagi diakui oleh KONI Banyuwangi.

Ketua Sasana tinju Mina Boxing, Joko Subono mengaku, kemarahan sasana tinju di Banyuwangi terhadap panitia Muskablub Pertina Banyuwangi ini bukan tanpa alasan. Sebab kata Joko, molornya muskablub berimbas pada masa depan atlet tinju di Banyuwangi. Terlebih dalam waktu dekat ini banyak even kejuaraan, jika pengurus belum terbentuk, akan menghambat atlet mengikuti even tersebut.

Karena menurutnya, ditundanya muskablub dalam waktu yang lama, sama saja mematikan karir atlet, karena tak dapat mengikuit even. Joko menegaskan, jika kondisinya tak pasti seperti saat ini, menurutnya bukan menjadi masalah jika Pertina Banyuwangi dibubarkan.

Bahkan Joko menilai panitia muskablub terkesan tak ada ada niatan mengembangkan prestasi tinju di Banyuwangi. Sebab itu Joko meminta panitia pelaksana segera menggelar muskablub tanpa banyak alasan. Sementara itu mengenai tiga sasana lain yang akan diakomodir dalam muskablub, menurut Joko, sebelumnya Pengurus Pertina Provinsi sudah melakukan pendataan sasana di Banyuwangi dan memutuskan hanya empat sasana tinju yang dianggap legal dan memiliki hak suara dalam muskablub, sedangkan yang lain dinilai belum memenuhi syarat.

Sementara itu Yuli Daryanto, Kabid Organisasai KONI Banyuwangi mengatakan, jika hingga akhir tahun 2017 ini belum terbentuk kepengurusan Pertina yang baru, maka Pertina Banyuwangi dianggap tidak ada.

Sebelumnya, Pengprov Pertina Jawa Timur membekukan kepengurusan Pertina Banyuwangi yang dipimpin oleh Pelni Rompis, dengan mencabut SK Pertina Kabupaten Banyuwangi masa kepengurusan 2016 – 2019. Dengan turunnya SK tersebut, maka SK kepengurusan Pertina Banyuwangi yang diketuai oleh Pelni Rompis sudah tak berlaku lagi.

Dalam SK pencabutan itu dijelaskan bahwa otoritas mulai dari administrasi dan organisasi Pertina Banyuwangi dalam pembinaan dan prestasi untuk sementara diserahkan kepada KONI Banyuwangi. Untuk memilih ketua Pertina Banyuwangi yang baru, KONI akan menggelar Musyawarah Kabupaten Luar Biasa yang diawali dengan pembentukan panitia.

About farizkurnia

Check Also

Kunjungi Agro Expo, Mendes PDT Apresiasi Upaya Banyuwangi ini

radiovisfm.com, Banyuwangi – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengapresiasi upaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *