Home / News / Kabur 3 Hari, Kadek Keok Di Tengah Laut

Kabur 3 Hari, Kadek Keok Di Tengah Laut

Sejumlah aparat kepolisian pun berhasil menangkap tersangka dengan menodongkan pistol sambil di pegang kerah bajunya.

Reporter : Ilex Vis

Radiovisfm.com, Banyuwangi – Kadek Supartika, tahanan Mapolsek Wongsorejo Banyuwangi yang sebelumnya kabur dari ruang tahanan, akhirnya berhasil di bekuk setelah di lakukan pencarian selama 3 hari.

Laki laki berusia 27 tahun kelahiran Banjar Dinas Sudamukti Desa Tinggarsari Kecamatan Busungbiru Kabupaten Buleleng – Bali tersebut di tangkap aparat kepolisian di bantu warga di area kebun cabe di kawasan Dusun Posumur Desa Bengkak Kecamatan Wongsorejo. Upaya penangkapan ini berkat kesigapan dari aparat Polsek Wongsorejo bersama tim Reserse Polres Banyuwangi dan satuan Polisi Air.

Pencarian pelaku pencurian emas ini di lakukan sejak selasa (29/8) pasca kabur dari ruang tahanan Mapolsek Wongsorejo pada dini hari. Bahkan, Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto juga ikut serta dalam pencarian tersangka dengan blusukan ke pemukiman warga juga area pantai.

Kapolsek Wongsorejo, Iptu Kusmin mengatakan, setelah dua hari di lakukan pencarian tidak membuahkan hasil, pihaknya pun mendatangi kediaman Ketua Kelompok Masyakarat Pengawas (Pokmaswas) Pesona Bahari Grand Watudodol, Abdul Azis, di Dusun Paras Putih, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo pada Kamis (31/8).

Disini, Kapolsek menceritakan tentang keberhasilan tersangka yang kabur dari sel tahanan. Selanjutnya, dia memberikan foto tersangka kepada Abdul Azis untuk di sebarkan kepada para nelayan.

Rupanya upaya ini membuahkan hasil, selang beberapa lama ada seorang nelayan bernama Abdul Haris melaporkan kepada pihak kepolisian bahwa dia bertemu dengan orang yang sesuai dengan ciri ciri dalam foto tersebut, meminta tolong untuk di hantarkan menyeberang ke Pulau Bali menggunakan perahu dengan di janjikan dibayar Rp 1.500.000.

Karena mengaku curiga, nelayan itu pun berpura pura membeli solar untuk BBM perahu dan menyuruh tersangka untuk menunggu di pinggir pantai. Bersamaan dengan itulah, nelayan tersebut menelphon pihak kepolisian.

Sejurus kemudian, Kapolsek mendatangi lokasi dan berusaha memegang tangan tersangka.

“Karena saya sendirian, tersangka itu pun kembali berhasil kabur ke pemukiman penduduk,” ujar Kapolsek.

Pengejaran pun kembali di lakukan, hingga ada seorang warga yang melaporkan tersangka sedang bersembunyi di tengah kebun cabe di kawasan Dusun Posumur Desa Bengkak Kecamatan Wongsorejo.

“Sejumlah aparat kepolisian pun berhasil menangkap tersangka dengan menodongkan pistol sambil di pegang kerah bajunya,” kata Iptu Kusmin bangga.

Namun saat di pegang krah bajunya, tersangka memberontak dan kembali melarikan diri ke arah pantai,lalu di berikan tembakan peringatan. Namun tersangka tetap melarikan diri dan berenang dari bibir pantai ke tengah laut sejauh kurang lebih 200 meter.

Selanjutnya, Kapolsek dan Kasat Reskrim AKP Sodik Effendi berkoordinasi dengan anggota Satpol Air untuk mencari perahu warga yang bisa di gunakan untuk menangkap tersangka. Lalu, salah satu anggota Satpol Air, Aipda Erman Wahyudi di bantu 6 warga mengejar ke tengah laut dengan menggunakan perahu. Dan setelah di beri tembakan peringatan, tersangka akhirnya menyerah dan dapat di tangkap.

“Untuk mengantisipasi amukan massa, penahanan tersangka di lakukan di Mapolres Banyuwangi,” pungkas Iptu Kusmin.

Sebelumnya, pada Selasa dini hari (29/8) tersangka berhasil kabur dari sel tahanan Mapolsek Wongsorejo dengan memanfaatkan kerapuhan atap besi ruang tahanan.

Sebelum akhirnya di tahan kembali, tersangka Kadek pernah di vonis hukuman penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri atas kasus pencurian di rumah Ketua Kelompok Masyakarat Pengawas (Pokmaswas) Pesona Bahari Grand Watudodol, Abdul Azis. Dan baru keluar dari tahanan Lapas pada April 2017 lalu.

About farizkurnia

Check Also

Kunjungi Agro Expo, Mendes PDT Apresiasi Upaya Banyuwangi ini

radiovisfm.com, Banyuwangi – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengapresiasi upaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *