Ke empat tersangka tersebut merupakan satu jaringan pengedar pil koplo di wilayah Banyuwangi.

Reporter : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Satreskoba Polres Banyuwangi menangkap 4 tersangka pengedar pil koplo di lokasi yang berbeda dalam waktu hampir bersamaan. Tersangka pertama yang di bekuk kepolisian adalah Iqbal Maulana Putra (21) warga Dusun krajan Desa Dadapan Kecamatan Kabat Banyuwangi.

Petugas menangkap tersangka di dalam sebuah warung kopi yang berada tidak jauh dari rumahnya, dengan di amankan barang bukti 10 butir obat Trihexyphenidyl dan 1 unit ponsel.

Selanjutnya, penangkapan mengembang terhadap 2 tersangka lainnya, yakni Imam Muhlis (30) dan Kiki Dwi Putra Pradana (19) yang masih satu kampung dengan tersangka Iqbal. Pasalnya, dia mengaku mendapatakan pil koplo tersebut dari kedua temannya itu. Dari tangan mereka di amankan barang bukti 35 obat Trihexyphenidyl dan 1 unit ponsel.

Tidak hanya sampai disini saja, petugas kembali melakukan penangkapan terhadap tersangka Tamyid (32) yang juga merupakan teman dari ketiga tersangka tersebut di rumahnya, di kawasan Dusun Krajan RT 02 RW 08 Desa Dadapan Kecamatan Kabat. Dari tangan laki laki yang hanya tamatan SMP tersebut, di amankan barang bukti 11 butir obat Trihexyphenidyl, 1 klip plastic, uang tunai Rp 210.000 dan 1 unit ponsel.

Kasat Narkoba Polres Banyuwangi, AKP Muh.Indra Najib melalui KBO Narkoba Iptu Suryono Bhakti mengatakan, ke empat tersangka tersebut merupakan satu jaringan pengedar pil koplo di wilayah Banyuwangi dengan sasaran berbagai kalangan.

“Saat ini, ke empat tersangka beserta barang buktinya di amankan di Mapolres Banyuwangi, guna pengembangan penyidikan lebih lanjut,” papar Iptu Suryono.

Dan atas semua perbuatannya, mereka di jerat pasal 197 subsider pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *