Jenazah korban langsung di larikan ke RSUD Blambangan Banyuwangi guna di lakukan otopsi.

Reporter : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Seorang pelajar SD meninggal dunia setelah terseret arus di wisata pantai cacalan, Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Banyuwangi, Selasa (31/10).

Korban adalah Ananda Rizky (12) siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Almadinah Wangkal Kalipuro. Sebelumnya, bocah asal Lingkungan Papring Wangkal RT 01 RW 02 Kelurahan Kalipuro Kecamatan Kalipuro tersebut bersama 4 orang temannya bermain di pinggir pantai. Selanjutnya, mereka berenang ke tengah laut. Saat itulah, tiba tiba gelombang tinggi datang dan menyeret tubuh ke lima bocah tersebut.

Kapolsek Kalipuro, AKP Supriyadi yang mendatangi TKP mengatakan, beberapa orang saksi mencoba menolong kelima korban yang sudah terseret ke tengah laut. Setelah melakukan berbagai upaya, 4 orang korban berhasil di selamatkan dan di evakusi ke pinggir pantai.

“Korban Ananda Rizky berhasil tertolong namun sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kapolsek.

AKP Supriyadi menjelaskan, setelah di evakuai, jenazah korban langsung di larikan ke RSUD Blambangan Banyuwangi guna di lakukan otopsi.

“Tapi rupanya, pihak keluarga tidak bersedia jenazah korban di otopsi dan meminta untuk di semayamkan di rumah duka,” ujar Kapolsek.

Dia mengaku, berdasarkan hasil olah TKP sementara, kasus ini terjadi akibat kelalaian mereka yang memaksa berenang ke tengah laut. Selain itu, kemungkinan korban tidak bisa berenang.

Sementara itu, kedua orang tua korban di kabarkan mengalami shock dan enggan untuk di ajak berkomunikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *