Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang terdiri atas umat lintas agama turut memberi dukungan agar perayaan Natal yang dilakukan umat Kristiani berjalan dengan baik.

Reporter : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membumikan semangat menghargai perbedaan ke dalam perilaku bermasyarakat keseharian. Semangat menghargai perbedaan jangan hanya ramai menjadi slogan terutama saat peringatan hari raya keagamaan, tapi perlu diimplementasikan dalam praktik sehari-hari.

“Masyarakat kita adalah masyarakat yang penuh perbedaan, dari aspek agama, suku, golongan, dan sebagainya,” ungkap Bupati Anas.

“Itu di harapkan tidak menjadikan sebagai pemecah, tapi justru dijadikan sebagai modal sangat berharga untuk membangun daerah, mewujudkan perbaikan-perbaikan untuk semua,” imbuhnya.

Bupati Anas bersyukur peringatan Natal di Banyuwangi berjalan lancar dan aman. Berbagai elemen masyarakat saling menjaga. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang terdiri atas umat lintas agama turut memberi dukungan agar perayaan Natal yang dilakukan umat Kristiani berjalan dengan baik.

“Saat peringatan hari raya keagamaan lainnya pun, umat beragama di Banyuwangi tetap kompak dan saling dukung,” kata Bupati Anas.

Dalam artian, tradisi saling mengunjungi, bersilaturahim tanpa harus mencampuri urusan agama orang lain di nilai menjadi kunci. Di Banyuwangi, secara berkala juga digelar Kemah Kebangsaan yang diikuti ratusan pemuda lintas agama.

“Selama beberapa hari, mereka berkemah dan tinggal bersama untuk menjalin kesepahaman dan memperkuat kerukunan. Mereka juga turun bersama-sama membantu masyarakat melakukan bedah rumah, rehabilitasi infrastruktur desa, dan sebagainya,” papar Bupati Anas.

Bahkan, setiap tiga bulan, para pemuka lintas agama juga bertemu dalam satu forum untuk berdialog dan saling memberi masukan agar kerukunan semakin terjaga. Juga tidak sedikit program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat lahir dari usulan yang berkembang di forum-forum pemuka lintas agama tersebut.

“Program-program untuk menjaga harmoni dalam keberagaman di Banyuwangi ini, pada akhirnya membawa kabupaten tersebut meraih Harmony Award dari Kementerian Agama sebagai apresiasi atas terwujudnya kerukunan di Banyuwangi,” tutur Bupati Anas bangga.

Hal itulah yang dimaksud Bupati Anas sebagai salah satu contoh membumikan semangat menghargai perbedaan dalam keseharian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *