Jika banyak armada kapal yang beroperasi maka di nilai tidak seimbang dengan jumlah armada yang ada.

Reporter : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Memasuki H-2 perayaan tahun baru 2018, Jum’at (29/12), Kendaraan Roda 4 berbagai jenis yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ke Pelabuhan Gilimanuk Bali mencapai 4 ribuan unit, tepatnya 4.854 unit turun 4 persen dibanding tahun lalu di hari yang sama. Untuk Kendaraan Roda 2 sebanyak 2.030 unit turun 3 persen dan penumpang pejalan kaki sebanyak 27.811 orang turun 7 persen.

Sementara itu, arus penumpang kapal dari Pelabuhan Gilimanuk Bali justru terus meningkat dibanding dari arah Pelabuhan Ketapang Banyuwangi utamanya kendaraan roda 2, yakni mencapai 3.346 unit, kendaraan roda 4 berbagai jenis sebanyak 4.272 unit dan pejalan kaki sebanyak 29.061 orang.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk, Elvi Yosa mengatakan, puncak arus liburan Tahun Baru ini di prediksi terjadi pada Juma’t dan sabtu (29-30/12) dengan jumlah kendaraan di perkirakan mencapai 6.000 an unit. Meski demikian, Elvi mengaku ASDP masih mengoperasikan 32 unit armada kapal guna melayani pengguna jasa penyeberangan.

“Jika nantinya ada penumpukan kendaraan bermotor, maka waktu bongkar muat masing masing armada kapal akan lebih di percepat dari 32 menit menjadi 25 menit dan tidak perlu menambah armada kapal yang di operasikan,” ujar Elvi.

“Karena jika banyak armada kapal yang beroperasi maka di nilai tidak seimbang dengan jumlah armada yang ada,” imbuhnya.

Oleh karena itulah, ASDP juga masih membuka Buffer Zone atau pembelian tiket di luar pelabuhan dan pembelian via online. Sehingga bagi para calon penumpang kapal yang sudah membeli tiket melalui kedua fasilitas tersebut, bisa langsung menunjukkan bukti pembelian untuk mendapatkan tiket lalu langsung masuk ke dalam kapal.

Sementara itu, posko pengamanan Natal dan Tahun Baru yang ada di area pelabuhan ketapang masih di fungsikan hingga Selasa (2/1) mendatang, dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian Polres Banyuwangi dan Brimob Polda Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *