Kepolisian juga masih melakukan pengejaran terhadap 2 orang pelaku lainnya yang berhasil kabur dan informasinya saat ini berada di luar kota.

Reporter : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Kawanan pemuda asal Kecamatan Purwoharjo Banyuwangi di amankan kepolisian, setelah di ketahui melakukan pengrusakan kantor Desa Sidorejo yang ada di wilayah setempat.

Kepolisian berhasil mengamankan 5 orang pelaku dan 3 di antaranya masih di bawah umur yakni berinisial MZ, LD dan BM yang merupakan warga Desa Glagahagung Kecamatan Purwoharjo dan ketiganya masih berusia 15 tahun. Sedangkan 2 orang lainnya sudah berusia dewasa, yaitu M.Dwi Rifai dan Doni Galang Saputra keduanya warga Dusun Jatimulyo Desa Glagahagung Kecamatan Purwoharjo.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman mengatakan, selain mengamankan ke 5 orang pelaku tersebut, kepolisian juga masih melakukan pengejaran terhadap 2 orang pelaku lainnya yang berhasil kabur dan informasinya saat ini berada di luar kota.

“Mereka adalah Dandi dan Usik keduanya warga Dusun Tempurejo Desa Sidorejo Kecamatan Purwoharjo,” ujar Kapolres.

AKBP Donny Adityawarman menceritakan, pada Rabu malam lalu (27/12), ke 7 orang pelaku tersebut berkumpul di area hutan masuk kawasan Desa Karetan tepatnya disebelah selatan lapangan Desa Glagahagung Kecamatan Purwoharjo sedang pesta minuman keras jensi arak bali. Selesai pesta miras, mereka berangkat melihat tempat hiburan orkes melayu di kawasan Desa Kradenan tidak jauh dari lokasi mereka berkumpul sebelumnya, dengan mengunakan 4 sepeda motor.

“Sesampainya di jalan pertigaan depan kantor Desa Sidorejo Kecamatan Purwoharjo, kendaraan ke 7 pelaku tersebut di salip oleh sepeda motor yang di kendarai 2 orang pemuda dengan cara memainkan gas (blayer),” papar Kapolres.

“Karena tidak terima, 4 pelaku mengejar kedua pemuda tersebut sedangkan 3 pelaku lainnya menghadang di pertigaan jalan,” imbuhnya.

Namun rupanya, mereka kehilangan jejak sehingga ke 4 pelaku kembali ke pertigaan depan Kantor desa Sidorejo sambil memainkan gas sepeda motor. Mendapati kondisi ini, puluhan warga berkumpul termasuk Kepala Desa Sidorejo, Winarti untuk mengingatkan agar mereka membubarkan diri.

“Ternyata himbauan tersebut tidak di gubris dan justru mereka melempari kantor desa dengan batu dan kayu hingga terjadi kerusakan cukup parah,” kata Kapolres.

Kepolisian Polsek Purwoharjo di bantu warga setempat mengejar ke 7 pelaku hingga berhasil tertangkap 5 pelaku, dan 2 lainnya kabur.

“Untuk proses ke 3 pelaku yang masih di bawah umur dan masih tercatat sebagai pelajar tersebut, kepolisian akan menurunkan tim Bapas dari Jember untuk mendampingi selama pemeriksaan,” pungkas Kapolres.

“Saya ikut pesta miras karena di ajak teman teman untuk merayakan kedatangan 2 teman saya itu, yang baru pulang dari bali sambil membawa minuman arak,” ujar salah satu pelaku, BM (15).

Guna pengembangan penyidikan, kelima tersangka beserta barang buktinya yakni puluhan batu dan sebuah kayu berukuran cukup besar yang di gunakan untuk merusak kantor desa di amankan kepolisian.

Dan atas semua perbuatannya, mereka di jerat pasal 170 KUHP tentang pengrusakan terhadap barang yang di lakukan secara bersama sama, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *