Saat mereka bertransaksi di area RTH Karangharjo, kepolisian pun berhasil menangkap tersangka Wahyu.

Reporter : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Satreskoba Polres Banyuwangi menangkap 3 orang warga Kecamatan Glenmore, setelah di ketahui sebagai pengedar pil koplo dengan di amankan ribuan butir obat jenis Trihexyphenidyl.

Aparat kepolisian awalnya menangkap Imam (24) di kawasan Lampu Merah Tawangalun Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng. Dari tangan laki laki asal Dusun Wonoasih RT 05 RW 03 Desa Bumiharjo Kecamatan Glenmore tersebut, petugas mengamankan barang bukti 145 butir obat jenis Trihexyphenidyl, 1 bungkus rokok, dan 1 ponsel.

Serta di amankan 5 butir pil Trihexyphenidyl dari tangan seorang saksi, yang sebelumnya di gunakan sebagai pancingan untuk membeli pil koplo kepada tersangka Imam. Di hadapan petugas, tersangka mengaku mendapatkan obat obatan sediaan farmasi tersebut dari seorang bandarnya yang di akui bernama Sugeng (21) bertempat tinggal di Dusun Sepanjang Wetan RT 01 RW 06 Desa Megalenan Kecamatan Glenmore.

Kasat Narkoba Polres Banyuwangi, AKP Muh.Indra Najib melalui KBO Narkoba, Iptu Suryono Bhakti mengatakan, kepolisian pun melakukan pengembangan penyidikan untuk mengungkap keberadaan Sugeng.

“Lalu Satreskoba memanfaatkan tersangka Imam untuk memancing keberadaan Sugeng dengan berpura pura memesan pil koplo,” ujar Iptu Suryono.

Selang beberapa lama, rupanya Sugeng mengutus kurirnya yang di ketahui bernama Wahyu untuk menyerahkan barang yang di pesan oleh Imam. Saat mereka bertransaksi di area RTH Karangharjo, kepolisian pun berhasil menangkap tersangka Wahyu (28) warga Jalan Diponegoro RT 04 RW 05 Dusun Karangharjo Desa Karangharjo Kecamatan Glenmore, dengan mengamankan barang bukti 120 butir pil Trihexyphenidyl dan 1 unit ponsel yang di gunakan untuk berkomunikasi.

“Kepolisian pun melakukan pengejaran terhadap keberadaan tersangka Sugeng yang disebut sebut sebagai bandar peredaran pil koplo tersebut,” tutur Iptu Suryono.

Dan petugas pun berhasil menangkap laki laki yang hanya mengenyam pendidikan SD tersebut di rumahnya, dengan di amankan barang bukti 2.800 butir pil trihexyphenidyl dan 1 unit ponsel.

“Total barang bukti yang di amankan dari tangan ketiga tersangka tersebut sebanyak 3.075 butir pil jenis Trihexyphenidyl,” pungkas Iptu Suryono.

Kini, ketiga tersangka beserta barang buktinya di amankan di Mapolres Banyuwangi. Dan atas semua perbuatannya, mereka di jerat pasal 197 subsider pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *