radiovisfm.com, Banyuwangi – Alasan untuk menghidupi ke 3 anaknya, laki laki asal Kecamatan Cluring nekat mencuri mesin penggiling tepung mie dan buah.

Awalnya, ada seorang warga Dusun Karangrejo Desa Cluring Kecamatan Cluring bernama Imam Masrul melapor ke Mapolsek Cluring bahwa dirinya kehilangan mesin penggiling tepung mie dan mesin penggiling buah tomat, pada Sabtu (13/1) lalu.

Selanjutnya, aparat kepolisian Polsek Cluring melakukan penyidikan di lapangan. Hingga akhirnya pada Senin malam (15/1), sejumlah aparat kepolisian yang melakukan patroli rutin mendapat laporan dari masyarakat mengenai adanya pencurian buah tomat.

Kapolsek Cluring Banyuwangi, Iptu Bejo Madrias mengatakan, beberapa orang anggotanya tersebut mengetahui adanya seorang laki laki yang diketahui bernama Herman (42) sedang berjalan membawa tas kresek plastic yang di dalamnya berisi tomat.

“Setelah di intrograsi petugas, diapun mengaku telah melakukan pencurian tomat milik warga setempat,” ujar Kapolsek.

Iptu Bejo menjelaskan, upaya kepolisian tidak hanya berhenti sampai disini saja. Kepada petugas, tersangka yang merupakan warga Dusun Karangrejo Desa Cluring Kecamatan Cluring tersebut juga mengaku telah mencuri 2 unit mesin milik Imam Masrul, yang berada tidak jauh dari rumahnya.

“Dari sinilah, kepolisian berhasil melakukan pengembangan penyidikan dengan mengungkap kasus pencurian mesin pembuat tepung mie dan mesin penggiling tomat seperti yang di laporkan oleh korban itu,” papar Iptu Bejo.

Kapolsek menambahkan, dalam keterangannya, tersangka mengaku baru kali ini melakukan pencurian, setelah sebelumnya beberapa tahun silam dia melakukan aksi yang sama namun selalu berhasil tidak di ketahui oleh warga dan kepolisian.

“Selanjutnya, tersangka merantau ke Kalimantan hingga akhirnya terdampar di Pulau Bali dan menikah dengan seorang perempuan yang bertempat tinggal di kawasan Monang Maning Denpasar Bali, dan dikaruniai 2 orang anak,”papar Kapolsek.

Sementara dari perkawinanya dengan istrinya yang sebelumnya, tersangka di karuniai seorang anak. Sehingga saat ini, tersangka beserta istri dan 3 anaknya tinggal di wilayah Kecamatan Cluring.

“Dengan adanya kasus ini, istri tersangka berkeinginan untuk pulang kembali ke Denpasar Bali bersama 2 anaknya,” pungkas Kapolsek.

Kini, tersangka beserta barang buktinya di amankan di Mapolsek Cluring. Dan dia di jerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *