Reporter : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mulai melakukan audisi peserta Banyuwangi Etno Carnival (BEC) 2018 untuk di area Zona 1, yang meliputi wilayah Kecamatan Banyuwangi, Giri, Glagah, Licin, Kalipuro dan Wongsorejo.

Kegiatan ini di gelar di Pelinggihan Kantor Disbudpar Banyuwangi, Senin (22/1) yang di ikuti puluhan peserta mulai tingkat SD, SMP, SMA hingga umum. Setelah sebelumnya, di tempat yang sama juga di gelar audisi untuk tingkat SKPD pada Rabu (17/1).

Bahkan, di hari Senin tersebut juga masih ada beberapa peserta dari sejumlah SKPD mengikuti audisi. Seperti Dinas Perhubungan dan RSUD Blambangan Banyuwangi.

Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Banyuwangi, Dwi Marhen mengatakan, untuk BEC tahun ini di nilai persiapannya di lakukan sejak jauh jauh hari karena penampilan setiap peserta diharuskan maksimal.

“Karena BEC sendiri telah  masuk dalam 10 top ten event nasional, sejajar dengan Borobudur Marathon juga Jember Fashion Carnaval (JFC),” ungkap Marhen.

“Dengan persiapan mulai awal ini, kami lebih mengutamakan peningkatkan kwalitas dalam pelaksaan event BEC 2018, yang tahun ini mengambil tema Puter Kayun,” imbuhnya.

Dari hasil seleksi nanti akan ditetapkan 120 talenta, yakni 30 telent BEC cilik dan 90 telent BEC dewasa.

Marhen menjelaskan, yang membedakan BEC 2018 di banding tahun tahun sebelumnya adalah pada sub tema yang di usung. Dimana, jika pada tahun sebelumnya hanya ada 3 sub tema, seperti Sritanjung, Sidopekso dan Sulahadikromo juga Belerang, Blue Fire, Landskep, maka BEC 2018 ini mengambil 10 sub tema yakni Ejeg (kusir), Dongkar, Jaran (kuda), Gedogan (Garasi Kuda), Buyut Jaksa, Segoro Watudodol, Tapekong (ondel-ondel), Kupat Lepet, Gaman (Senjata Buyut Jaksa) dan Oncor-oncoran (BEC Cilik).

“Sehingga dari 120 peserta yang lolos audisi itu, nantinya akan ada 12 peserta untuk menempati masing masing sub tema,” kata Marhen.

Dia beralasan, semakin banyaknya sub tema di nilai akan semakin berwarna dan variatif. “Untuk tahun ini subsidi kostum yang di kucurkan adalah Rp 3.000.000 untuk setiap peserta, setelah sebelumnya hanya Rp 500.000,” tutur Marhen.

Sementara itu, untuk persyaratan peserta BEC ini diantaranya mempunyai dasar fashion dan tari, berpenampilan menarik, serta mempunyai tinggi minimal 155 cm bagi peserta cewek dan minimal 160 cm untuk peserta cowok.

Setelah di Zona 1, audisi akan di lakukan di area zona 2 di Kantor Kecamatan Rogojampi, Selasa (23/1) yang meliputi Kecamatan Rogojampi, Blimbingsari, Kabat, Songgon dan Singojuruh. Lalu di zona 3 di Kantor Kecamatan Srono, Rabu (24/1) yang meliputi Kecamatan Srono, Muncar, Tegaldlimo, Purwoharjo dan Cluring.

Di lanjutkan di zona 4 di Kantor Kecamatan Bangorejo, Kamis (25/1) yang meliputi Kecamatan Bangorejo, Siliragung, Pesanggaran, Tegalsari dan Gambiran. Terakhir di zona 5 di Kantor Kecamatan Genteng, Jum’at (26/1) yang meliputi Kecamatan Genteng, Glenmore, Kalibaru dan Sempu.

Sementara, untuk pelaksanaan perhelatan BEC 2018 ini akan di gelar pada 29 Juli 2018 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *