Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Usai menerima penghargaan ASEAN Tourism Standard Award di Thailand, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas langsung tancap gas menggenjot pariwisata di Banyuwangi.

Dan pada Minggu (28/1), Bupati Anas mendatangi Pantai Grand Watu Dodol (GWD) di Kecamatan Wongsorejo dan Pantai Cacalan di Kecamatan Kalipuro, guna memantau masalah kebersihan di area setempat.

“Kebersihan dan kenyamanan Banyuwangi sebagai tempat wisata ini, sudah mendapat penghargaan di tingkat ASEAN,” ungkap Bupati Anas.

Ini di nilainya sebagai anugerah sekaligus tantangan bagi dirinya untuk terus menjaga tingkat kenyamanan dan kebersihan di destinasi-destinasi wisata.

Bupati Anas mengaku, menjaga kebersihan di tempat wisata merupakan tantangan tersendiri. Dibutuhkan pendekatan khusus baik penjual maupun wisatawan agar bisa menjaga kebersihan lingkungan.

“Sebenarnya, untuk bisa menjaga kebersihan hanya tinggal menggaji sepuluh orang untuk menjadi tenaga kebersihan dan setiap jam mereka akan memunguti kotoran. Tapi ini tidak mendidik. Sehingga perlu dibuat suatu sistem yang bisa menggerakkan wisatawan untuk turut berkontribusi menjaga kebersihan,” papar Bupati Anas.

Salah satu cara yang akan ditempuh adalah dengan membagikan kantong khusus sampah kepada wisatawan. Teknisnya, nanti setiap wisatawan akan diberikan kantong sampah. Dimana setiap kantong sampah yang di bawanya, wisatawan harus membayarkan uang jaminan sebesar Rp. 25.000.

“Nantinya, saat pulang kantong sampah itu harus terisi sampah lalu dikembalikan kepada petugas dan uang jaminan tadi juga akan dikembalikan lagi,” kata Bupati Anas.

Program tersebut, lanjut Bupati Anas, akan diterapkan dalam satu bulan kedepan. Desain kantongnya sedang digarap dan bulan ini sudah bisa diterapkan. Yang pertama akan di uji cobakan di GWD.

“Dengan cara edukatif demikian, saya berharap akan memberikan penyadaran kepada wisatawan maupun pengelola wisata di Banyuwangi untuk terlibat menjaga kebersihan,” tutur Bupati Anas.

Jika semuanya turut menjaga kebersihan, maka dianggapnya akan nyaman. Jika berwisata sudah nyaman, maka tingkat kunjungan akan meningkat.

“Yang juga berdampak pada peningkatan pendapatan pokdarwis dan para pedagang,” pungkas Bupati Anas.

Bupati Anas datang ke Pantai GWD bersama istrinya, Ipuk Fiestiandani di dampingi Camat Wongsorejo, Sulistyowati.

Seperti biasanya, kehadiran orang nomor satu pada jajaran Pemkab Banyuwangi tersebut selalu mengundang perhatian masyarakat. Mereka saling berebut untuk berfoto bersama.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *