Banyuwangi Hari Ini News

Pemerintah Desa Kandangan : Pelaku Penyerangan Gereja Adalah Warga Kami

Ilex VIS
Written by Ilex VIS

Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Pemerintahan Desa Kandangan Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi membenarkan bahwa, pelaku penyerangan para jemaat di gereja Santa Lidwina Sleman Yogyakarta adalah warganya.

Pelaku yang juga merupakan warga Banyuwangi tersebut di ketahui bernama Suliono (23), yang merupakan anak ketiga dari pasangan Mistaji (58) dan Edi Susiah (54) yang bertempat tinggal di Dusun Krajan RT 02 RW 01 Desa Kandangan Kecamatan Pesanggaran.

Kepala Desa Kandangan, Riyono mengaku bahwa Suliono yang di sebut sebut sebagai pelaku penyerangan di gereja Santa Lidwina tersebut memang warganya.

Sejak kecil dia hidup di wilayah setempat, dengan jenjang pendidikan SDN 5 Kandangan kelas 1 hingga kelas 6. Lalu melanjutkan ke SMP Negeri 1 Pesanggaran Kecamatan Pesanggaran dan lulus pada tahun 2010. Lalu mondok di Pondok Pesantren Ibnu Sina Jalen Kecamatan Genteng Banyuwangi pimpinan KH Masykur Ali hanya selama 6 bulan, karena merasa tidak sepaham atau tidak sesuai dengan keyakinannya.

“Selanjutnya, Suliono tersebut keluar dari kampung halamannya dan pergi ke Witabonda Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah guna meneruskan SMA,” ujar Riyono.

Akan tetapi, lagi lagi keyakinannya tidak sepaham dengan kakaknya, moh.Sarkoni dan kemudian merantau ke Palu Sulawesi untuk meneruskan SMA.

Riyono menjelaskan, dari sini, Suliono melanjutkan kuliah di Pondok Pesantren Berpayaman II Padepokan Topo Lelono Pangeran Krincing yakni Sirojul Muklisin dan Ummahtul Mukminin di Krincing Secang Magelang.

“Selama sekolah di Palu, prilaku Suliono sudah mulai berubah dan cenderung lebih kearah jihad,” imbuhnya.

Kepala Desa Kandangan mengaku tidak mengetahui secara pasti keberadaan Suliono tersebut di Sleman Yogyakarta hingga melakukan penyerangan di gereja setempat. Pihak keluarganya pun belum bisa dimintai keterangan karena masih shock.

“Pihak Muspika Kecamatan setempat telah melakukan musyawarah bersama bagian intelkam Polres Banyuwangi guna menentukan langkah selanjutnya,” papar Ruliyono.

Berdasarkan silsilah keluarganya, anak pertama pasangan Mistaji dan Edi Susiah tersebut adalah Totok Atmojo (31) saat ini berdomisili di Papua. Kedua Moh.Sarkoni (29) bekerja di Palu Sulawesi. Ketiga adalah pelaku, Suliono (23) dan ke empat adalah Solikhin (18) kuliah di kampus Ibrahimi sekaligus mondok di Pondok Pesantren Ibnu Sina Kecamatan Genteng Banyuwangi.

 

About the author

Ilex VIS

Ilex VIS

Ilex VIS, salah satu jurnalis Radio VIS FM dan Penyiar. Anda bisa mendengarkan suara khasnya dalam program radio informasi, seperti Bingkai Pagi dan Inti VIS FM.

Leave a Comment