Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Se Kabupaten Banyuwangi, Bupati Abdullah Azwar Anas meminta Camat dan Kepala Desa untuk mengambil skala prioritas dalam programnya. Yakni ada program wajib dan program pendukung.

“Untuk program wajib, menyangkut pendidikan dan kesehatan,” ujar Bupati Anas.

Dia menekankan bahwa tidak boleh ada masyarakat Banyuwangi yang tidak bisa mengenyam pendidikan serta tidak boleh ada warga yang tidak bisa berobat karena biaya.

“Termasuk bantuan social warga miskin yang tidak tertangani untuk segera di realisasikan,” kata Bupati Anas.

Dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan Se Kabupaten Banyuwangi yang di gelar di area perkebunan PT Jaya Merta Agung Desa Alasrejo Kecamatan Wongsorejo, Rabu (14/2) tersebut, di hadiri seluruh kepala desa dan camat juga lurah.

Bupati Anas menjelaskan, dari data pada Dinas Pendidikan, jumlah anak putus sekolah di Banyuwangi saat ini tercatat masih tersisa 112 anak dari sebelumnya yang mencapai 5.200 an anak.

“Untuk bidang pertanian, serap gabah di Banyuwangi sebesar 105 ribu ton yang membawa Banyuwangi sebagai kabupaten terbaik nomor 2 se Indonesia,” tutur Bupati Anas bangga.

Dia mengaku, seiring dengan perkembangan Pariwisata namun pertanian Banyuwangi masih tetap terjaga. Hal ini membuktikan bahwa program pertanian berjalan dengan baik.

“Yang terpenting, kami meminta setiap Desa untuk mempunyai skala prioritas utamanya soal infrastruktur dan pelayanan public,” tutur Bupati Anas.

“Jika hal ini bisa berjalan, maka beban separuh pekerjaan pemerintah bisa terselesaikan karena fungsi birokrasi adalah salah satunya yang pokok memberikan pelayanan kepada masyarakat mulai kecil hingga yang besar,” paparnya.

Bupati Anas mengaku, untuk saat ini yang menjadi prioritas adalah perbaikan jalan di desa desa dengan menggunakan pavingisasi, karena struktur tanah di desa tadah air dan perawatannya dinilai cukup berat.

“Selain itu, dengan sistem ini perbaikannya lebih swadaya dan swakelola serta jiwa kegotong royongannya cukup tinggi,” ungkap Bupati Anas.

Sedangkan untuk perbaikan irigasi menurut Bupati Anas, sementara belum menjadi skala prioritas.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *